Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi
RedaksiHubungi Kami

Gelar Operasi “Senyap”, Satresnarkoba Polres Pasuruan Amankan Sabu Seberat 5kg

PASURUAN, faamnews.com-Satresnarkoba Polres Pasuruan berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dalam operasi “senyap” yang di jalankan jajarannya beberapa hari yang lalu.

Tak tanggung tanggung, penangkapan yang terjadi di Jalan Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (7/1/26) sore hari itu petugas berhasil mengamankan sabu seberat 5kg yang dibungkus dengan kemasan warna hijau sebanyak 5 bungkus.

Informasi yang dihimpun awak media, berdasarkan keterangan dari sejumlah warga sekitar. Aparat kepolisian tampak ramai berada di lokasi kejadian saat dilakukan penangkapan hingga akhirnya viral di beberapa media sosial.

Dari video yang beredar, jajaran Satresnarkoba mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu. Barang bukti tersebut dikemas dalam kantong plastik teh China.

“Informasinya sekitar lima kantong teh China. Kabarnya beratnya sekitar lima kilogram,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Sementara itu, salah satu perwira di lingkungan Polres Pasuruan membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyebutkan bahwa terduga pelaku berinisial SKJ, yang diketahui merupakan suami dari Kepala Desa Lebakrejo.

“Iya mas, kemarin memang telah diamankan seorang yang diduga bandar sabu. Informasinya yang bersangkutan merupakan suami Kades Lebakrejo,” ujar perwira dengan satu balok di pundaknya saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/26).

Ia menambahkan, dari hasil pengamanan sementara, polisi menyita lima kantong teh China yang diduga kuat berisi narkotika jenis sabu. Saat ini, barang bukti tersebut masih menjalani uji laboratorium di Polda Jawa Timur.

“Kita masih menunggu hasil uji laboratorium di Polda Jatim untuk memastikan kandungan barang bukti tersebut, karena dikemas dalam kemasan teh China,” jelasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Pasuruan terkait pengungkapan kasus residivis yang diduga sebagai bandar sabu tersebut, meskipun peristiwa ini telah ramai diperbincangkan di tengah masyarakat. (por/mal/red)

banner 325x300
Penulis: Por/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *