Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi
RedaksiHubungi Kami

Dianggap Melenceng Dari Tupoksinya, Bung Taufik Soroti “Operasi” KPK Terhadap Pengusaha Rokok Dan Tembakau

PASURUAN, faamnews.com-Institusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tengah jadi sorotan banyak pihak dengan berbagai operasi senyap yang mereka lakukan untuk penindakan dan pencegahan korupsi di berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah.

KPK yang selama ini identik banyak dikaitkan dengan kegiatannya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat negara yang melakukan dugaan korupsi tersebut kini diduga melenceng dari tupoksinya dengan menyasar beberapa pengusaha rokok dan tembakau di berbagai wilayah khususnya Jawa Timur dan Madura dengan cara “intervensi” melakukan panggilan ke gedung merah putih KPK guna dimintai keterangan perihal proses cukai rokok.

Akibat hal tersebut banyak pro dan kontra serta sorotan terhadap institusi KPK yang dinilai melenceng dari tupoksinya lantaran dianggap sebagai aji mumpung dalam proses perkara terhadap bea cukai yang tengah mereka tangani saat ini.

Sorotan tajam disampaikan oleh M. Taufik atau yang lebih di kenal bung Taufik terhadap apa yang dilakukan oleh KPK kepada beberapa pengusaha rokok dan tembakau di Jawa Timur khususnya Madura.

Dalam uraian singkatnya, Bung Taufik menyampaikan bahwa para pengusaha rokok dan tembakau di Jawa Timur serta Madura tersebut adalah titik nadir perekonomian kalangan bawah untuk kehidupan sehari-hari yang tak tersentuh oleh negara maupun pemerintah.

“Banyak dari pengusaha rokok dan tembakau ini membeli hasil panen dari petani lokal, ya tentu itu adalah bagian dari denyut nadi perekonomian dari kalangan para petani maupun pekerja yang memang menggantungkan hidupnya dari usaha ini,” papar Bung Taufik.

Saya sangat mendukung penuh kinerja KPK terhadap penindakan serta pencegahan korupsi terhadap beberapa pejabat negara yang memang merugikan pemerintah, akan tetapi dalam perkara pemanggilan beberapa pengusaha rokok dan tembakau saya pribadi merasa janggal dan melenceng dari tupoksinya.

“Ada apa dengan semua ini, ujug-ujug para pengusaha rokok dan tembakau di Jawa Timur dan Madura dipanggil ke gedung merah putih KPK guna dimintai keterangan perihal cukai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bung Taufik juga menyampaikan bahwa mereka adalah pengusaha yang merintis dari nol tanpa ada campur tangan dari pemerintah.

“Mereka berjuang membesarkan usaha meraka sendiri tanpa adanya campur tangan pemerintah dari awal. Dan perlu di garis bawahi bahwa mereka adalah pengusaha, bukan pejabat negara,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa beberapa hari terakhir di lini masa sosmed maupun beberapa media online ramai hingga viral adanya pemanggilan pengusaha rokok dan tembakau oleh KPK guna dimintai keterangan perihal proses cukai rokok. (por/red)

banner 325x300
Penulis: Por/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *