Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi
RedaksiHubungi Kami

Beras Bantuan Pemerintah Diduga Disalahgunakan: Warga Surabaya Dipaksa Bayar Rp30.000 Saat Pengambilan

SURABAYAfaamnews.com – Bantuan beras dari pemerintah yang seharusnya diterima warga secara cuma-cuma, justru diduga disalahgunakan di wilayah Surabaya. Sejumlah warga di kawasan Tenggumung Wetan melaporkan bahwa mereka diminta membayar biaya sebesar Rp30.000 oleh Ketua RT setempat saat hendak mengambil bantuan tersebut.

Berdasarkan laporan yang masuk pada awal September 2026, warga dari Gang 4 dan sekitarnya mengaku terkejut karena pembagian beras maupun sembako yang seharusnya disalurkan secara gratis, malah dibebani biaya tambahan. Hal serupa juga dialami warga di Gang 3, RT 03/RW 08, yang menanyakan kejelasan mengenai adanya biaya administrasi sebesar Rp30.000 yang harus diserahkan kepada Ketua RT sebelum berhak menerima bantuan beras Bulog.

“Saya warga Tenggumung Wetan Gang 4, di sini ada pembagian beras atau sembako, padahal seharusnya gratis. Tapi malah disuruh bayar Rp30.000 sama Ketua RT-nya,” ungkap salah satu warga dalam laporannya, Selasa (1/9/2026).

Laporan lain pada 2 September 2026 juga menegaskan hal serupa: warga mempertanyakan keabsahan pungutan biaya administrasi tersebut, karena program bantuan beras pemerintah dirancang untuk meringankan beban masyarakat, bukan justru membebani dengan biaya tambahan yang tidak jelas peruntukannya.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai alasan adanya pungutan tersebut, serta ke mana dana yang terkumpul akan disalurkan. Warga berharap pihak berwenang segera menelusuri kasus ini, menindak tegas pihak yang menyalahgunakan wewenang, serta memastikan bantuan sosial dapat disampaikan kepada masyarakat yang berhak secara utuh dan tanpa syarat pembayaran apapun.

Pihak berwenang diharapkan segera melakukan verifikasi dan tindakan agar penyalahgunaan bantuan rakyat tidak berulang di tempat lain.

Redaksi; Karim

banner 325x300
Penulis: Karim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *