Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi
RedaksiHubungi Kami

Lestarikan Tradisi Di Bulan Suci Ramadhan, Pemdes Randupitu Gelar Sholawat Dan Bagi Takjil

PASURUAN, faamnews.com-Pemerintah Desa (Pemdes) Randupitu yang di pimpin Mochamad Fuad kembali menggelar kegiatan “Pondok Ramadhan” seperti tahun-tahun sebelumnya dengan warga serta seluruh jajaran staff desanya pada Sabtu (07/03/26) di aula kantor Desa setempat.

Kegiatan yang rutin di gelar pada bulan suci Ramadhan tersebut tuai renspon positif dari warganya lantaran Pemdes Randupitu tetap melestarikan tradisi yang acap kali di abaikan banyak kalangan pada saat bulan Ramadhan.

Dengan mengusung tema “Meningkatkan Keimanan, Mempererat Persaudaraan, Menebar Kebahagiaan”, acara ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah desa di tengah masyarakat.

Tidak hanya berbagi takjil sebagai seremonial awal, kegiatan “Pondok Ramadhan” yang digelar sekira pukul 16.00wib tahun ini juga menggelar sholawat bersama dengan lantunan ayat suci Alquran.

Dari pantauan awak media, rangkaian acara berlanjut ke sesi religi yang meliputi pembacaan tahlil, tausiah keagamaan, hingga salat Magrib berjamaah. Suasana keakraban tampak jelas saat jajaran perangkat desa, anggota KUB, tim KIM Gempar, dan tokoh masyarakat duduk bersama menikmati hidangan berbuka.

Disela kegiatan, Kepala Desa Randupitu Mochammad Fuad menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memupuk rasa kepedulian sosial sekaligus menjadi sarana ngabuburit yang positif bagi warga.

“Kegiatan ini bagian dari melestarikan tradisi dari tahun-tahun sebelumnya, Balai desa bukan hanya tempat pelayanan administrasi, tetapi juga ruang untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan nilai-nilai keimanan warga,” papar Kades Fuad.

Terimakasih kepada semua pihak atas lancarnya kegiatan ini, dan dibulan suci Ramadhan ini semoga Pemdes Randupitu selalu mendapat keberkahan dalam setiap kegiatan.

“Mulai dari persiapan takjil sampai buka bersama, seluruh keluarga besar Pemdes Randupitu sangat kompak. Saya salut. Kami menganut prinsip bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya. Sedekah berapa pun tetap berharga, yang penting dilakukan dengan ikhlas,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kades Fuad juga berharap semangat gotong royong di Desa Randupitu tidak luntur dimakan zaman. Baginya, rasa persaudaraan harus terus dipupuk karena seluruh warga adalah bagian dari satu keluarga besar.

“Kami berharap kekompakan ini terjaga. Jika ada masalah, mari selesaikan bersama. Semangat gotong royong itu mudah terkikis, maka melalui kegiatan ini kami ingin menjaga api kebersamaan tetap menyala. Karena pada hakikatnya, kita semua adalah saudara meski tidak sedarah,” pungkasnya. (por/red)

Penulis: Por/red
Exit mobile version