PASURUAN, faamnews.com-Desa Randupitu Randupitu kembali mencatatkan namanya dengan meraih penghargaan dari instansi terkait dalam program pemerintah berbasis pencegahan hingga gerakan nyata terkait bahaya narkoba dilingkungan sekitar.
Melalui program Gerakan Desa Anti Narkoba, Pemdes Randupitu tak henti-hentinya melaksanakan sosialisasi hingga pencegahan kepada warganya tentang bahaya narkoba yang dapat merusak diri sendiri, keluarga hingga masyarakat sekitarnya.
Melalui berbagai program, sosialisasi hingga pencegahan bahaya narkoba yang dijalankan selama ini, Pemdes Randupitu
menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mewakili Kabupaten Pasuruan dalam kegiatan Akselerasi Asta Cita melalui Launching Jatim Bersinar bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Balai Pemuda, Jumat (13/2/2026). Acara ini menjadi momentum penguatan komitmen desa dan kelurahan dalam mewujudkan Jawa Timur Bersih dari Narkoba (Bersinar).
Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Budi mulyanto
menegaskan pentingnya peran desa sebagai ujung tombak pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Menurut dia, program Jatim Bersinar membutuhkan komitmen nyata dari pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat.
“Desa memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Desa Randupitu ditetapkan sebagai Desa Bersinar atau Bersih Narkoba. Penetapan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen dan langkah konkret yang dilakukan pemerintah desa bersama masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Kepala Desa Randupitu Mochammad Fuad, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat desa.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program Jatim Bersinar dan menjadikan desa kami sebagai lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba,” kata Fuad.
Ia menambahkan, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga.
Program Akselerasi Asta Cita melalui Launching Jatim Bersinar diharapkan memperkuat peran desa sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika, sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdaya saing.(por/syn/red)
