NASIONAL– faamnews.com – Lapangan Pegantenan yang berada di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur menjadi lautan manusia dalam Istighasah untuk Palestina bersama RKH A Fuad Noerhasan Pengasuh Pondok pesantren Sidogiri Jawa Timur dan Habib Rizieq Syihab yang diselenggarakan oleh Gerakan Peduli Palestina (GPP) Pamekasan. Senin, (11/06/2026).
Acara dihadiri langsung oleh Imam besar Habib Muhammad Rizieq Bin Husein Bin Syihab (HRS)
Tampak hadir dalam acara tersebut Kh Ali Salim Pengasuh Pondok pesantren Al-Islah Beringin Pamekasan, KH Abdul Mujib Bukhari, Kh Abdus Shomad Ali Makki, KH Jurjis Muzammil pengasuh Pondok Pesantren Al-Isy’af Kalabaan Guluk-Guluk, Sumenep, Pemkab Pamekasan, Ikatan Kepala Desa Kecamatan Penganten, sejumlah ulama Kharismatik dan tokoh Masyarakat Madura serta Ribuan masyarakat
Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta sambutan disampaikan oleh Camat Pegantenan dan Syaikh Anas sebagai Imam Masjid Al-Aqsha Palestina.
Ditengah memanasnya Geopolitik global, Habib Rizieq mengajak umat Islam agar tetap solid bersatu menjaga perdamaian dunia.
Dalam urusan Peduli Sosial, HRS mengajak Bangsa Indonesia untuk tidak memandang Agama, Suku dan Madzhab.
“Misal ada sebagian wilayah yang terkena bencana, Apapun sukunya, apapun agamanya, apapun mazhabnya ayo kita bantu.” Serunya. Senin (11/06/2026)
Selain itu, HRS kembali mengingatkan Pemerintah Indonesia agar segera keluar dari Lingkaran Board of Peace (BOP) yang dinilai tidak berpihak terhadap kemerdekaan bangsa Palestina, bahkan Merugikan Bangsa Indonesia sendiri
Selain itu, Imam Besar Umat Islam Indonesia itu mengajak umat Islam untuk konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dengan mencintai produk lokal bahkan memboikot seluruh produk Amerika.
Menurutnya, mendukung kemerdekaan Palestina merupakan bagian dari amanah Pancasila dan UUD 1945
“Dalam pembukaan UUD 1945 sudah jelas, bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” tegasnya membacakan kutipan UUD 1945.
Diakhir tausyiyahnya, HRS menghimbau kepada seluruh umat Islam agar tidak lupa membaca doa Qunut Nazilah dalam setiap shalat.
“Mengingat gentingnya situasi keamanan global, kami imbau kepada kita semua agar tidak lupa membaca Qunut Nazilah dalam setiap Shalat,” imbaunya.
‘Kita doakan para pemimpin kita, para ulama kita, para habib kita, para kiyai kita, para pesantren kita dan seluruh bangsa Indonesia agar tetap dalam lindungan Allah, dan istiqamah di jalan yang diridhai Allah SWT dan Indonesia Secara umum selalu diberikan keselamatan oleh Allah,” tutup HRS diikuti kata Aamiin oleh jamaah
Ditengah ceramah yang diikuti oleh ribuan ummat Islam itu Panitia melakukan penggalangan dana untuk bantuan kemanusiaan yang direncanakan akan dikirim ke Palestina.
Menurut panitia, Bos Bawang Mas Group H. Khairul Umam alias H. Her memberikan donasi sebesar Seratus Juta Rupiah dan Donasi dari Majlis As-syakron pimpinan Habib Muhammad atau Habib Mamak sebesar Tiga puluh Juta Rupiah
“Dan untuk Donasi keseluruhan belum kami himpun, semoga Apa yang kita laksanakan pada malam hari ini menjadi nilai ibadah bagi kita semua,” Ucap perwakilan panitia.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Syaikh Anas yang merupakan salah seorang imam masjid Al – Aqsha Palestina. (Sid)
