Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi
RedaksiHubungi Kami

Mahasiswi UM Asal Pandaan Sabet Emas Dalam SHORINJI KEMPO Piala Walikota Surabaya 2026

PASURUAN, faamnews.com -Mahasiswi Universitas Malang (UM) asal Pandaan bernama Amanda Aisyah Ramadanni kembali sabet gelar bergengsi dengan raih emas di kejuaraan Shorinji Kempo di kelasnya.

Hasil medali emas di kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Surabaya tahun ini juga menjadi koleksi gelar bagi Amanda dari kejuaraan lainnya sekaligus buah dari latihan rutin selama ini.

Perlu diketahui bahwa kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Surabaya tahun 2026 merupakan turnamen bergengsi tingkat regional yang bertujuan untuk menjaring atlet-atlet berbakat.

Turnamen ini mempertandingkan berbagai nomor seperti Randori (tarung) dan Embu (seni gerak) yang diikuti oleh ratusan kenshi (atlet kempo) dari berbagai dojo di Jawa Timur.

Salah satu peserta dari piala walikota Surabaya cup ini adalah Amanda Aisyah Ramadanni, mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Malang (UM) semester 7 ini kembali mengukir prestasi membanggakan di bidang olahraga bela diri.

Mahasiswi Fakultas Sastra Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia yang masih tergabung sebagai atlet Porprov kab.Pasuruan berhasil meraih juara I (medali Emas) kategori Randori Putri.

Bagi Amanda, ajang ini merupakan kejuaraan yang telah diikuti untuk kesekian kalinya. Sekaligus menjadi ajang pemanasan untuk menghadapi Porprov 2027 bila masih di butuhkan dalam tim Kontingen Kabupaten Pasuruan yang rencananya akan digelar di Surabaya sebagai tuan rumah.

Saat ditemui awak media, Amanda menyampaikan bahwa persiapan yang dilakukan sangat singkat di tengah padatnya jadwal kegiatan kampus.

“Kemenangan ini juga tak lepas dari latihan intensif selama kurang lebih 3 bulan yang dilakukan bersama sama rekan-rekannya” ujar peraih medali perak Porprov Jatim 2025.

Lebih lanjut, tantangan terbesar yang dirasakan saat ini adalah membagi waktu jadwal kampus “Sebagai mahasiswi jurusan Sastra Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia semester 7 dan sebentar lagi harus mempersiapkan bahan untuk tugas akhir kuliah,” ujar Amanda.

Amanda berharap bisa ikut serta di ajang yang lebih tinggi dan bisa membawa harum nama Kabupaten Pasuruan dikemudian hari.

Atlet putri yang pernah dipanggil pra pon Jawa Timur untuk PON di Aceh namun gagal karena belum dapat ijin orang tua ini, sekarang berharap bisa mengikuti PON XXII 2028 di NTT NTB bisa ikut.

“Harapan saya kedepan bisa mengikuti PON XXII di NTT dan NTB mewakili kontingen Jawa Timur,” pungkas Amanda. (por/izz/red)

Penulis: Por/red
Exit mobile version