oleh

Yuli isnawati Tidak Punyak Hak Untuk Memakamkan Suaminya Secara Agama Islam

JAKARTA – faamnews.com, Sungguh ironis, yang di alami oleh Yuli Isnawati selaku istri dari almarhum Lukman Djuhari seakan tidak punya hak untuk memakamkan suaminya secara agama islam. Hal itu ditentang keras oleh kaka iparnya yang berinisial ID. Rabu (1/9/2021).

Sementara itu, Laporan Polisi (LP) disampaikan di SPKT Polda Metro Jaya, oleh Kuasa Hukum Korban (Yuli Isnawati) terkait Perkara Menggelapkan Asal – Usul (Pasal 277 KUHP) yang diduga dilakukan oleh Kakak Ipar Korban sendiri (IC – Irwan Djuhari) demi Harta Almarhum Lukman Djuhari (Suami Korban – Yuli Isnawati) yang adalah Adik dari IC – Irwan Djuhari. Laporan ini telah diterima langsung oleh Kepala SPKT Polda Metro Jaya, Kompol. Suprapto, S.Sos pada 23 Februari 2021 dengan Registerasi Tanda Bukti Lapor No : TBL/1042/II/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ.

(Foto) : Surat Nikah Almarhum Lukman Djuhari dan Yuli Isnawati Selaku Istri
Kendati demikian, sesuai surat akte pernikahan dengan nomor 0523/20/VIII/2016 tertanggal 10 Agustus 2016 di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Almarhum Lukman Djuhari dengan Yuli Isnawati adalah pernikahan yang sah menurut agama islam dan hukum yang berlaku.

Dari pernikahan yuli dan lukman dikaruniai anak satu perempuan. Diketahui dari Almarhum Lukman Djuhari lahir di jakarta, agama islam, dengan sesuai data yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Dukcapil).

Almarhum Lukman Djuhari sebelumnya memeluk agama Kristen. Namun pada tanggal 16 April 2016 Almarhum Lukman Djuhari masuk agama Islam sesuai surat keterangan agama islam dengan nomor. 009 /SKMMI/MJA/IV/2016. Yang dikeluarkan oleh Masjid Jami Al Musyawaroh yang beralamat Teluk Gong RT. 07/RW.07, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

(Foto) : Surat Keterangan Masuk Agama Islam Almarhum Lukman Djuhari
Sebelumnya, Almarhum Lukman Djuhari pernah menikah namun sudah bercerai berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 417/pdt/.G/2012/PN Jkt. Brt tanggal 02 Januari 2013 dan dikarunai anak satu laki laki.

Dalam keterangan istri almarhum kepada awak media, tidak terima atas perlakuan terhadap almarhum suaminya karena proses pemakamanya secara agama Kristen. Padahal dengan jelas almarhum suaminya sudah memeluk agama islam.

(Foto) : Almarhum Lukman Djuhari yang di Makamkan Secara Agama Kristen
“Saya kan istrinya ada hak dong untuk ngurusin pemakaman suami saya secara agama islam, akan tetapi kemudian dilarang oleh kakak ipar saya dengan inisial ID,” kata Yuli Isnawati.

Sambung Yuli, kakak ipar saya memaksa dan menahan jenazah suami waktu itu dan kemudian memakamkan suami saya secara Kristen di TPU Heaven Memorial Garden di Taban Cikupa Kecamatan Jambe Tanggerang Banten,” paparnya.

Masih kata Yuli, padahal saya sudah sampaikan keberatan dan penolakan kepada kaka ipar saya ID akan tetapi kakak ipar saya tetap memaksa dan justru marahin saya.

“Dari situ saya shock tidak bisa berbuat apa-apa dan hati saya hancur melihat suami saya dimakamkan secara agama Kristen. Tapi semua itu udah saya serahkan kepada kuasa hukum saya,” pungkasnya.

(Foto) : Kuasa Hukum Yuli Isnawati
Saat dikonfirmasi melalui kuasa hukum yuli, melalui by phone, (18/8/2021). Ahmad Yani S.E,S.H,M.H,. mengatakan, “Bahwa kasus ini sedang bergulir, dan kami sudah membuat LP di Polda Metro Jaya yang di delegasikan ke Polres Metro Jakarta Barat,” ujarnya.

“Dan kami pun telah bersurat kepada MUI pusat agar mendapatkan tangapan ataupun fatwa, mengenai adanya indikasi ataupun dugaan mengenai adanya penistaan atau penodaan agama,” tutup kuasa hukum yuli.

Harapan Yuli selaku istri Almarhum Lukman Djuhari, meminta kepada pihak kepolisian bersikap profesional dalam menidak tegas dan memproses secara hukum kepada ID atas tindakannya yang sudah mengambil hak Yuli sebagai istri, serta kepada seluruh ormas islam yang ada di Indonesia dan MUI bisa membantu untuk memberi tanggapan dan Fatwa dalam membantu serta mengawal kasus ini.  (Ismail & Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed