oleh

Tuntutan Penggugat Sebesar 6 Miliar Terhadap Para Tergugat Memasuki Babak Baru Di PN Surabaya

 

SURABAYA, faamnnews.com  – langkah langkah hukum yang ditempuh oleh penggugat atas perampasan unit kendaraan bermotor roda empat merk SUZUKI KARIMUN WAGON R yang dilakukan oleh para tergugat rupanya mendapat perhatian besar dari penegak hukum Pengadilan Negeri Surabaya.

Pasalnya Pengadilan Negeri Surabaya Selaku penegak hukum di wilayah kota  surabaya telah melayangkan undangan panggilan kepada semua pihak baik dari penggugat maupun para tergugat , namun sayangnya sebagian tergugat tidak ada yang memenuhi panggilan PN surabaya.
Rabu 07/07/2021.

Undangan panggilan yang di tentukan pada hari Kamis Tanggal 24 Juni 2021lalu hanya dihadiri oleh pihak penggugat beserta kliennya dan tergugat satu dari PT.Sinarmas Hana Finance yang diwakili kuasa hukumnya , sementara dari PT OPPU Ambarrajamalinggas Sidoarjo selaku tergugat dua tidak memenuhi panggilan PN surabaya.

Kendati demikian pihak PN surabaya masih memberi kesempatan sekali lagi kepada tergugat dua untuk bisa memenuhi panggilannya.

Moh.Taufiq S.I.Kom, S.H., M.H. selaku kuasa hukum dari kliennya berharap kepada semua para tergugat untuk lebih kooperatif dalam menyelesaikan persoalan ini.

Moh.Taufiq S.I.Kom, S.H., M.H. ” tolong hargai undang undang dan para penegak undang undang siapa yang berani berbuat harus berani tertanggung jawab saya sudah arahkan ke ranah hukum sesuai perundang undangan yang berlaku di indonesia jadi mohon untuk kooperatif donk… “. tuturnya

Moh.Taufiq S.I.Kom, S.H., M.H. menambahkan “Keberadaan debt collector yang mengambil paksa unit kendaraan di jalan selain bikin resah masyarakat tentu sudah melanggar undang undang jaminan fidusia karena eksekutorial hanya boleh dilakukan oleh juru sita yang ditunjuk oleh pihak pengadilan “. pungkasnya

Dalam waktu yang sama AKBP Oki Ahadian selaku Kasatreskrim Polrestabes Surbaya dalam pernyataannya saat dikonfirmasi oleh madia faamnews memerintahkan untuk dilaporkan ke pihak berwajib karena merupakan perbuatan melawan hukum.

“silahkan laporkan saja mas , nanti kita lakukan penyidikan “. tutupnya

Red : ZAIN

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed