oleh

Tidak Semua Kasus Harus Dibawa Ke Persidangan Pengadilan

-Hukum-42 views

SURABAYA , faamnews.com — Setiap pelanggaran memang semestinya ditindak sesuai undang undang yang berlaku dalam menegakkan keadilan dan memberi kepastian hukum bagi seluruh rakyat yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia Surabaya 31/03/2021

Namun restorative justice ( Upaya Penyelesaian Secara Kekeluargaan ) merupakan alternatif dalam sistem peradilan pidana dengan mengedepankan pendekatan integral antara pelaku dengan korban dan masyarakat sebagai satu kesatuan untuk mencari solusi serta kembali pada pola hubungan baik dalam masyarakat.

Bermula dengan penahanan saudara Sendy Lastono Bin Sugiono yang ditahan di Mapolsek Genteng dengan dugaan tindak pidana penganiayaan dengan laporan polisi Nomer LP/35/RES III/.1.6/2021/RESKRIM /SBY/ SPKT Polsek Genteng tanggal 16 maret 2021 Lalu diadakan audiensi pada tanggal 27 /03/2021

Lalu perwakilan dari ojol dan keluarga terlapor datang ke kantor LBH IS’AD untuk meminta diadakan audiensi pada tanggal 27 /03/2021 di Mapolsek Genteng

Maka melalui kuasa hukunya yang merupakan mantan aktivis GMNI dan atas dorongan serta dukungan dari semua pihak baik dari Ojol , Kapolsek Genteng ,Kanit Reskrim Polsek Genteng dan dari Pelapor untuk mengedepankan upaya penyelesaian secara kekeluargaan sudara Sendy Lastono Bin Sugiono dibebaskan pada hari selasa 30/03/2021 jam 16:00 WIB

Moh Taufiq S.I.Kom, S.H, M.H. selaku Sekretaris Jendral Lembaga Bantuan Hukum Ikatan Silaturrohim Alumni Darul Ulum ( LBH IS’AD ) menegaskan untuk selalu mengedepankan upaya penegakan secara restorative justice
” sangat penting buat teman teman penyidik untuk menjembatani pihak pelapor dan terlapor agar berdamai dan tidak terburu buru untuk melakukan penangkapan , kalau main tangkap bisa over load rek.. tahanan dan yg rugi negara
Kecuali kasus kasus tertentu” pungkasnya

(Zainudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed