oleh

Tidak Lulus Tes Pegawai KPK, Polri Menawarkan Posisi Strategis ke Novel Baswedan CS

JAKARTA, faam news.com – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Polri berencana menugaskan 57 mantan pegawai KPK untuk mengawasi pengadaan barang dan jasa.

Selain itu, mereka juga diproyeksikan untuk mengawasi anggaran penanganan Covid-19.

“Pendampingan pengadaan barang dan jasa, kemudian juga berkaitan dengan pandemi Covid ini perlu diawasi juga. Kita ada pendampingan berkaitan dengan penggunaan anggaran Covid,” ujar Argo saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (1/10/21).

Oleh karena itu, dia berharap mereka mau menerima tawaran Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Memang Bapak Kapolri berharap teman-teman semua bisa menerima tawaran ini. Karena dari kepolisian ini ada beberapa ruang yang perlu diisi melakukan pencegahan korupsi,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK resmi memberhentikan dengan hormat 57 pegawainya yang tak lulus tes wawasan kebangsaan, Kamis (30/9/21).

Di antara 57 orang itu, juga terdapat nama mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan mengundang para mantan pegawai KPK yang tak lolos TWK.

Hal ini terkait rencana Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang hendak mengangkat mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Polri.

Kapolri juga telah menunjuk Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Wahyu Widada, untuk berkoordinasi dengan berkoordinasi dengan mantan pegawai KPK.

“Bapak Kapolri menunjuk AsSDM untuk langsung berkomunikasi dan berkoordinasi dengan BKN (Badan Kepegawaian Nasional) dan PAN-RB.

Setelah selesai tentunya kami akan mengundang teman-teman dari mantan pegawai KPK,” ujar Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.  (Red-Ags)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed