Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi
RedaksiHubungi Kami

Terungkap..!! Oknum Staff Desa Winong Yang Diamankan Satresnarkoba Polda Jatim

PASURUAN, faamnews.com-Teka teki siapa oknum staff Desa Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan yang diamankan jajaran Satresnarkoba Polda Jatim beberapa waktu lalu mulai terungkap ke publik.

Informasi yang dihimpun awak media diketahui bahwa oknum staff Desa tersebut adalah pria berinisial AM, yang tak lain adalah Sekdes (Sekretaris Desa) setempat.

Hal tersebut terungkap setelah salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa oknum staff tersebut adalah Sekdes Desa Winong.

“Iya, pak Carik ikut diamankan pada saat penangkapan 2 terduga tersangka pada saat itu karena petugas merasa curiga dengan gerak geriknya,” paparnya sambil mewanti-wanti agar identitasnya tidak disebutkan.

Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan bahwa sebenarnya dia hanya dimintai jadi saksi penangkapan 2 orang tersebut, karena pada saat itu dia nampak salah tingkah dan gelisah, petugas curiga kepadanya.

“Akhirnya semua yang berada disitu diminta untuk tidak pergi meninggalkan tempat dan selanjutnya di tes urine. Setelah tes urine dia ikut dibawa oleh petugas pada saat itu juga,” imbuhnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, jajaran Satresnarkoba Polda Jatim melakukan giat penangkapan terduga tersangka narkotika pada hari Senin (29/06/26) sekira pukul 22.00wib di sekitaran Dusun Kaliondo Desa Winong Kecamatan Gempol.

Dari giat tersebut diketahui bahwa jajaran Satresnarkoba Polda Jatim berhasil mengamankan 2 orang yang sudah masuk dalam incaran petugas Satresnarkoba sekaligus mengamankan oknum staff Desa berinisial AM itu sendiri.

Diketahui pula bahwa oknum staff Desa tersebut esok harinya sudah menghirup udara bebas setelah dijemput oleh salah satu tokoh masyarakat sekitar.

“Iya benar informasi itu pak, setelah diamankan pada malam itu. Esoknya dia sudah pulang, dijemput oleh salah satu tokoh masyarakat,” sahut narasumber lainnya.

Disisi lain, masyarakat Desa Winong mulai menyuarakan keprihatinannya atas kejadian tersebut yang dinilai sangat mencoreng nama desa mereka terlebih kapasitasnya sebagai seorang pimpinan di Desa.

“Kejadian ini bukan masalah sepele, ini menyangkut nama baik Desa. Dia yang seharusnya memberi contoh yang baik kepada warga malah ikut terlibat atau diamankan kepolisian narkoba,” ujar salah satu warga.

Ini murni diamankan karena memang positif narkoba atau hanya sekedar salah tangkap. Pemdes khususnya dia (Sekdes) harus dan wajib memberikan klarifikasi kepada masyarakat secara transparan.

Lebih lanjut, dirinya juga mendorong agar Pemdes dan BPD Desa untuk lebih proaktif serta tegas agar dikemudian hari tidak terulang ada kejadian seperti ini.

“Isin-isini deso ae, mending munduro ae timbang koyok ngene (malu-maluin Desa saja, lebih baik mundur saja dari pada seperti ini,” ujarnya.

Kades Winong Amiril saat dikonfirmasi awak media menyampaikan”Ngapunten… saya masih rencana ke rumahnya, hpnya saya hubungi belum ada balasan, cari keterangan dari beliaunya,” singkatnya.

Sementara itu, ketua BPD Desa Winong Sirun atau yang lebih akrab dipanggil cak Derun saat dikonfirmasi awak media perihal informasi tersebut enggan menjawab dan bungkam meski pesan nampak sudah terkirim dan terbaca. (por/red)

Penulis: POR/red
Exit mobile version