oleh

Tak Berakhlak, Wakil Rakyat Gelar Pesta Dangdutan Di Resepsi Pernikahan

PASURUAN, faamnews.com- Miris dan tak berakhlaq mungkin kiasan itu yang patut disematkan kepada salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang dengan sengaja menggelar pesta pernikahannya secara mewah dengan gelaran dangdutan.

Oknum anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari salah satu partai politik ini justru menggelar pesta pernikahannya secara besar-besaran disertai orkes dangdut yang banyak mengundang massa ditengah pademi covid yang belum berakhir.

Hal ini diketahui dari beredarnya sejumlah potongan video pesta pernikahan yang dihadiri ratusan orang, dengan set panggung megah, sound system menggelegar dan lampu sorot yang menyala-nyala.

Dari sejumlah video yang didapat beredar tampak ratusan orang berkerumun tanpa mengenakan masker dan jaga jarak, bahkan mereka tampak asyik berjoget mengikuti alunan musik yang disetel kencang.

Informasi yang dihimpun awak media, bahwa pesta pernikahan tersebut diketahui digelar pada Sabtu (28/8/2021) malam, di Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo. Pesta itu merupakan pesta pernikahan dari anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Akhmad Mujangki.

Kapolsek Puspo AKP Saiful Anam membeberkan, pihak kepolisian bersama camat setempat sebenarnya sudah memberikan teguran kepada Mujangki agar tidak menggelar pesta pernikahan akan tetapi tak digubris.

Mendapati sang anggota dewan ngeyel, Kapolsek memerintahkan agar acara tersebut dibubarkan. Sekitar pukul 23.00 WIB, acara tersebut dibubarkan.

“Kanit Reskrim beserta anggota ke sana membubarkan acara, sound system dan lighting diturunkan semua,” imbuh Saiful.

Ditegaskan Saiful, bahwa pesta pernikahan anggota dewan tersebut tak berizin, baik dari Polsek Puspo maupun pihak kecamatan.

“Tidak ada izin sama sekali, kami tahunya Jumat (27/8) sore, sehingga besoknya kami tegur agar tidak menggelar pesta pernikahan,” tambahnya.

Terkait proses hukum bagi penyelenggara pesta pernikahan, Saiful mengatakan proses selanjutnya akan ditangani oleh Satreskrim Polres Pasuruan. “Sudah kami sampaikan ke Kasat Reskrim, selanjutnya polres yang menangani,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi menyampaikan akan memproses anggota dewan tersebut. “Kami proses,” kata Adhi, saat dikonfirmasi melalui pesan. (por)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed