oleh

Sosialisasi Pencairan PIP (Program Indonesia Pintar ) Bersama Barisan Guruh Sukarno Jalur Aspirasi

SURABAYA, faamnews. com – Sosialisasi pencairan beasiswa pip tahun 2021 jalur aspirasi bersama komisi 10 DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan ,selasa 14/10/2021

Acara di awali dengan pembukaan, laku di lanjutkan dengan menyanyi lagu Indonesia Raya serta sambutan-sambutan,

Sambutan pertama disampaikan oleh Sugeng Harianto selaku ketua RW 8 kendung rejo  kecamatan Benowo,” semoga dalam pencairan dana PIP (Program Indonesia Pintar) bisa bermanfaat bagi menerima manfaat dalam 2021 kita mengusulkan 228 alhamdulilah cair semua .

Berlanjut dengan Yordan Batara Bua  yang merupakan anggota DPR propinsi komisi A dari fraksi PDI perjuangan juga selaku sekertaris DPD dari partai PDI .

Dalam sambutan ” semoga bantuan pip tetap berlanjut yang merupakan bentuk komitmen dari partai PDI perjuangan dalam menangani masalah sekolah ,yang bisa meringankan beban orang tua dalam masalah pembiayaan terutama SPP “terang beliau

Tambah beliau ,” program pip biar tetap berlanjut harus ada kerja sama dengan masyarakat dengan partai terutama dari PDI P agar semua masyarakat harus tetap bersekolah maka dari itu barisan Guruh Sukarno berusaha bagaimana caranya agar semua bisa menikmati dunia pendidikan, imbuhnya

Dalam permasalahan yang sering terjadi didunia pendidikan yaitu keterlambatan pembayaran spp, bertahannya ijazah karena dengan berbagai alasan. Maka barisan Guruh Sukarno yang merupakan anggota DPR Provinsi komisi 10  untuk sebisa mungkin meringankan beban masyarakat dalam bidang pendidikan, pungkas beliau

Tata cara pencairan yang dijelaskan oleh Didik Nurhadi  yang merupakan tenaga ahli, program pip tahun ini berbeda dengan tahun kemarin yaitu sumber data yang berbasis NIK. Tapi ada yang tidak terdata karena NIK kena rijek ,NIK tidak valid karena dalam menyerahkan KK fotocopi yang tidak jelas itu yang menjadi kendala dalam kendaraan dana pip biar tetap bisa terdata harus memperbaiki data terang didik.

Penyerahan PIP (program indonesi pinter) ada dua cara yaitu penyerahan sertifikat yang terbagi menjadi dua, antara lain sertifikat pemberian serta sertifikat nominasi di berikan tahun ini yang belum punya rekening harus melakukan akfikasi dulu untuk sertifikat pemberian langsung cair

Acara berakhir dengan doa penutup serta pembagian sertifikat secara simbolis dan untuk acara terakhir dengan tanya jawab.  (herlin )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed