oleh

Sepuluh Tergugat Mangkir Dari Persidangan ,Siap Siap Dapat Putusan Verstek

SURABAYA, faamnews.com – Kehadiran para pihak dalam persidangan merupakan suatu hal yang penting dan sangat berpengaruh pada agenda persidangan selanjutnya. Ketidakhadiran para pihak yang berperkara dalam persidangan walau telah dilakukan pemanggilan secara resmi dan patut dapat dianggap sebagai ketidakseriusan pihak tersebut untuk mempertahankan haknya. Terkait dengan hal ini baik Tergugat dan Penggugat yang tidak memberikan kehadirannya di muka persidangan dapat memberikan dampak yang berbeda terhadap jalannya persidangan selanjutnya. Kamis 18 / 11 / 2021

Sidang dengan nomer perkara 352/Pdt.G/2021/PN.Sby yang merupakan sidang pembuktian saksi terpaksa diundur tanggal dua puluh lima November 2021 karena semua tergugat tidak satupun yang hadir.

Kuasa Hukum Penggugat Sedang Menunggu Kehadiran Para Tergugat

Saksi penggugat bapak Sulaiman dan saksi yang lain sangat kecewa atas ketidakhadiran semua tergugat termasuk BPN dan tergugat pejabat pemerintah tidak luput dari kekecewaan saksi penggugat yang jauh jauh dari banyuwangi untuk memberi persaksian dipersidangan namun Batal.

Sangat kecewa dan diluar dugaan kok bisa pejabat pemerintah selaku tergugat satu dua dan tiga mangkir dari panggilan hakim “.Tuturnya

Kepada faamnews.com  kuasa hukum penggugat INPI KUSNANDAR S.OS, S.H., M.H berharap kepada semua tergugat untuk kooperatif dalam berperkara.

Yang bersengketa khususnya dari pihak tergugat yang tadinya hadir dan diwakili kuasanya secara lengkap namun tiba-tiba hilang dan ini alasan apa saya tidak paham tapi pada kenyataannya dipanggil di informasi 2 kali dan ternyata tidak ada sidang sudah dibuka mereka tidak punya alasan apapun dan kita juga sudah mengkonfirmasi kepada mereka tidak ada jawabannya maka ini sebenarnya seharusnya tidak terjadi apakah sudah ada pemanggilan  majelis sudah memanggil melalui sarana informasi terkait , semoga ini nantinya bisa menjadi suatu harapan bersama bahwa sidang ini bisa selesai dengan cepat bisa juga sesuai dengan  harapan kita semuanya para pihak bisa menyadari bahwa ini  merupakan sebuah lembaga yang harus kita hormati lembaga negara yang akan menentukan suatu keadilan dan seharusnya kita juga bijak untuk menghormati keadaan ini kemudian kita bisa punya pikiran yang sama selaku kuasa hukum dari keluarga Sutopo“. Pungkasnya

Red ZAIN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed