oleh

Secara Resmi Bupati Tulungagung Melarang Mudik

Pemerintahan Kabupaten Tulungagung Resmi Telah Melarang Mudik Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Pada Masa Bulan Ramadhan Dan Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah

Secara resmi Bupati Tulungagung Drs, H Maryoto Birowo M,M, mudik lebaran telah di nyatakan di larang terhitung mulai 6 hingga 17 mei

Hal ini di umumkan dalam surat edaran No 13 tahun 2021 dari satgas penanganan covid 19 tentang peniada’an / larangan mudik, Hari raya idul fitri 1442 hijriah dan upaya pengendalian penyebaran virus corona.

Selama bulan suci Ramadhan, kebijakan Bupati Drs, H Maryoto Birowo M,M, selaku Bupati Tulungagung pada saat apel dini hari 26 april 2021 di halaman Pemkab Kabupaten Tulungagung

Apel yang di pimpin oleh Bupati tulungagung , Drs, H Maryoto Birowo M,M, di dampingi oleh Kapolres Tulungagung,  AKBP  Handoyo Subiakto, SH, SIK, MH dan Letkol inf Mulyo Junaidi Dandim 0807 Tulungagung.

Apel tersebut, Bupati Tulungagung menyampaikan sambutan Kapolda Jawa Timur, bahwa pemerintah melalui satgas penanganan covid 19 telah mengeluarkan surat edaran SE NO 13 Tahun 2021 tersebut .

Pengetataan persyaratan pelaku perjalanan dalam Negeri ( PPDN ) 2 pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniada’an mudik yakni 22 april sampai 5 mei 2021 dan 18 – 24 mei 2021.

Usai memimpin apel, Bupati Maryoto Birowo M,M, di wawancarai oleh sejumlah media menerangkan, sesuai arahan keputusan pemerintah pusat, dalam rangkai memutuskan mata rantai penyebaran virus corona dan mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dilarang

Secara Nasional sudah di sampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir, H Joko Widodo, Gubenur jawa timur,  Khofifah, bersama jajaran Forum pimpinan daerah ( FORPIMDA ) sudah menyampaikan.

Menurut Bupati Tulungagung Drs, H Maryoto Birowo M,M, memaparkan terkait adanya larangan mudik maka Pemkab Tulungagung akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan Forpimcam dan tokoh masyarakat, ungkapnya

Sama hal senada di sampaikan oleh Kapolres Tulungagung AKBP Handoyo Subiakto SH, SIK, MH bahwa kegiatan apel ini kesiapan larang mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah 2021

Ada titik penyekatan di antara perbatasan dengan daerah lain, dari daerah zonasi untuk itu kita tentukan.

Penyekatan ini di lakukan agar benar” lebih efektif, nantinya Tulungagung akan di dirikan dua pos penyekatan dan pelayanan

Pos pertama untuk penyekatan, sedangkan Pos kedua untuk di jalan antara lain tidak ada kemancetan kendaraan dan mencegah titik” berpontesi, kerumunan masyarakat, sedangkan di Tulungagung sendiri akan melakukan penyekatan lapis kedua, ungkapnya.  (Iwan & Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed