oleh

Rumor TPP Dihapus, MABES LSM NGO Demo Bupati Pamekasan, Orator Sebut Bupati Dungu

Foto: Massa Aksi Saat Menyampaikan Aspirasinya


PAMEKASAN, faamnews.com –
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Markas Besar (MABES) Non Goverment Organisation (NGO) Rupanya tidak main-main dalam menyikapi sikap Pemkab Pamekasan yang diduga telah menghapus Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Bagi ASN dilingkungan Pemkab Pamekasan

Hal ini ditunjukkan dengan digelarnya aksi Demonstrasi oleh Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Depan Gedung Bupati Pamekasan Jl. Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (25/03/2021) Siang

Sebelum aksi, mereka melakukan aksi turun jalan dengan membentangkan sejumlah poster bertuliskan berbagai tuntutan dan kecaman kepada Bupati Pamekasan yang dinilai arogan dalam mengambil sebuah kebijakan

Massa aksi, menyampaikan Aspirasi dan keluhan ASN itu secara bergantian, dengan harapan Bupati Pamekasan mengkaji ulang soal Rumor penghapusan TPP tersebut

Menariknya, Salah seorang peserta Aksi yang tak lain merupakan ASN yang datang bersama keluarganya menyampaikan, bahwa aksi tersebut dilakukan hanya untuk meminta haknya sebagai ASN

Foto: Salah Seorang ASN Saat Menyampaikan Aspirasi

“Kami datang kesini bukan benci terhadap Bupati Pamekasan, tatapi ingin menyelamatkan Bapak Bupati Pamekasan dari ambang ke hancuran,” Teriaknya diikuti pekikan Takbir

Korlap aksi Zaini Wer Wer menilai, jika TPP resmi di hapus, maka Bupati layaknya Fampir yang sengaja membunuh ASN dengan cara perlahan

“Kalau TPP ini di hapus Maka akan berdampak negatif pada kredibilitas kinerja dan pelayanan Publik, ingat, Pamekasan Banyak mendapatkan penghargaan itu juga tidak lepas dari peran kinerja ASN yang konstruktif dan inovatif.” Teriak Mantan aktivis GMNI ini melalui mikrophon.

Foto: Korlap Aksi Zaini Wer Wer saat Orasi

Orataor lain Abdus Marhaen Salam,Tosan, Rahem dan Abdussalam Gempa menyampaikan Bahwa sistem kebijakan Bupati dalam menghapus TPP Merupakan konsep kegilaan dan kedunguan Bupati Pamekasan yang merugikan masyarakat dan ASN.

“Ingat..! Bupati Bukanlah Dewa yang selalu Benar, dan ASN Bukanlah Kerbau yang selalu salah,” Teriak orator aksi penuh semangat

Sayangnya, saat Aksi, Bupati Pamekasan Badrut Tamam enggan menemui para Demonstran

Selang beberapa jam, Para Demonstran ditemui oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pamekasan Totok Hartono

“Nanti semua aspirasi teman-teman akan kami sampaikan pada pimpinan,” Pungkas Totok (Sid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed