oleh

RSUD dr Iskak Raih WBk Dari Menpan-RB RI

TULUNGANGGUNG, faam news com- Direktur RSUD dr. Iskak, dr. Supriyanto Sp.B M.kes menerima penghargaan Wilayah Bebas korupsi (WBK) secara online, melalui zoom meeting di kantor Sekda Tulungagung, Senin (20/12/2021) kemarin.

Rumah Sakit Umum Daerah dr Iskak (RSUD dr Iskak) Tulungagung tiada henti mengukir prestasi dan penghargaan. Raihan prestasi dan penghargaan merupakan bukti bahwa RS Plat merah itu memiliki layanan yang prima serta manajemen yang baik.

Kali ini, di bawah kepemimpinan dr. Supriyanto Sp.B M.Kes, RSUD dr Iskak Tulungagung mendapat penghargaan zona integritas sebagai Wilayah Bebas korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur RSUD dr. Iskak, dr. Supriyanto Sp.B M.kes secara online, melalui zoom meeting di kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, Senin (20/12/2021) kemarin.

Penghargaan Wilayah Bebas korupsi (WBK) yang diterima RSUD dr Iskak Tulungagung dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI.

“Penghargaan ini merupakan muara dari seluruh proses kerja yang dijalani oleh RSUD dr. Iskak, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Direktur yang akrab disapa dr Pri itu, Selasa (22/12/2021).

Penghargaan WBK diberikan pemerintah pusat terhadap unit kerja karena dinilai berhasil menciptakan zona bebas dari korupsi. Begitu pula RSUD dr Iskak Tulungagung yang telah berhasil mengaplikasikan zona bebas dari korupsi di setiap unit kerja.

“Ini merupakan apresiasi dan bentuk pengakuan dari pemerintah atas kinerja kami selama ini,” jelasnya.

dr Pri menegaskan selama ini RSUD dr. Iskak telah memiliki standard operational procedure (SOP) dan sistem kerja yang jelas. Oleh karena itu, menyandang status sebagai wilayah bebas dari korupsi, menurutnya, bukanlah tujuan utama. Jauh sebelum penghargaan itu didapat, RSUD dr Iskak telah membangun sistem kerja yang jelas dan transparan.

“Sistem yang telah terbangun ini, terus  kami jaga agar seluruh staf dapat bekerja sesuai dengan sistem yang berjalan. Alhasil sistem yang telah terbangun ini akan membuat kami untuk harus berjalan sesuai dengan koridornya,” terangnya.

Raihan penghargaan WBK dari Menpan-RB, urai dr Pri menjadi satu kontrol tersendiri bagi RSUD dr. Iskak untuk menyelenggarakan roda institusi yang bebas korupsi. Ia berharap, kedepannya raihan penghargaan itu juga menjadi pemicu semangat bagi seluruh civitas hospitalia untuk terus berbenah dan mengoptimalkan layanan.

“Kami juga berharap, dengan adanya penghargaan ini, konsistensi kami untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal tetap terjaga,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr Pri menjelaskan, RSUD dr Iskak menggandeng pihak internal dan eksternal untuk menjaga pelayanan tetap optimal. Untuk pihak internal, yaitu melalui penerapan SOP yang diaplikasikan dengan pemanfaatan teknologi digital.

Sedangkan, untuk pihak eksternal, RSUD dr Iskak mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi kinerja pelayanan. Hal itu akan  membuat masyarakat agar lebih sadar (aware) terhadap hak-haknya. “Ini akan menjadi kontrol bagi kami selaku penyelenggara pelayanan publik di bidang kesehatan. Jika ada komplain masyarakat terkait hak yang tidak terpenuhi,” tegasnya.

Biro Tulungagung faamnews.com,” iwan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed