oleh

Reskrim Polsek Bubutan Surabaya Tangkap Pengedar Pil Koplo

SURABAYA, faam news. com – Reskrim Polsek Bubutan ungkap perkara pidana mengedarkan dan menggunakan sediaan farmasi atau alat kesehatan yang tidak memiliki ijin edar, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 dan atau Pasal 197 UU R.I No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan Jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Menurut AKP, Oloan selaku Kanitreskrim Polsek Bubutan, penangkapan Putra Deni Pratama terjadi di alamat rumah Jl Raden Wijaya No 99 Gedangan Sidoarjo dan rooland jimmy falaq Surabaya alamat rumah Jl.Raden Wijaya No.55-A Gedangan Sidoarjo.

AKP Oloan manulang beserta anggotanya telah menemukan BB berupa.

1,Paketan berupa kerdus yang berisi 32 botol plastik warna putih, masing-masing botol berisi 954 butir obat keras berjenis pil berlogo Y, dengan total keseluruhan pil sebanyak 30.528 butir

2). 1 unit HP merk Xiaomi warna gold bernomor 085731552466

3). 1 unit HP merk Oppo warna biru

4). 1 unit HP merk Samsung kecil warna putih

5). 1 lembar resi pengiriman dari Ekspedisi TOTO EXPRESS

6). 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam W-2760-NK beserta kunci kontak dan STNK milik pelaku tersebut

Kronologi penangkapan pada hari Senin, tanggal 23 Agustus 2021 sekitar jam 16.00 wib, Anggota reskrim Polsek Bubutan mendapat informasi dari seseorang yang tidak kenal, bahwa ada 2 orang laki-laki sedang mengambil dan membawa kotak paketan yang didalamnya diduga berisi beberapa obat keras bentuk pil, yang sekarang melintas di Jl.Maspati Surabaya.

Mendengar informasi tersebut anggota reskrim Polsek Bubutan langsung berangkat menuju ke Jl Maspati dan ternyata benar ada 2 orang laki-laki sedang berboncengan dengan menggunakan 1 unit sepeda motor Honda beat hitam nopol.W-2760NK, yang mana yang dibonceng sedang membawa kotak paketan.

Di ikutilah kedua orang laki-laki tersebut, yang melaju dengan sangat cepat, bahkan lampu traffick Light selalu di terabas walau menyala merah, dan ketika di Traffic light Jl. A.Yani kedua orang laki-laki tersebut berhenti karena lampu merah dan jalanan sedang ramai.

Tidak menunggu lama penggeledahan terhadap kedua orang laki-laki tersebut, dan kedua orang laki-laki tersebut mengaku bahwa paketan kotak yang di bawa tersebut adalah kotak paketan berisi beberapa obat keras jenis pil berlogo Y, dan mereka berdua mengaku telah di suruh oleh seseorang yang dikenal bernama Bajol yang sekarang sedang menjalani hukuman penjara di Lapas Madiun.

Pada perkara ini kedua tersangka dijerat pasal 197 dan pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 1996 tentang Kesehatan.  (Ismail)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed