oleh

Pungli berjama’ah PTSL (Pronah) di Desa Mayang Rejo, Kecamatan Kali Tiduh Kabupaten Bojonegoro mencapai jumlah fantastis Rp 1.150

Bojonegoro, Fams News. Kami mendapat kan informasi di lapangan kalau di Desa Mayang Rejo Kecamatan Kali Tiduh Kabupaten Bojonegoro untuk Program Pronah itu dari 2300 para pemohon per orang nya di kenai uang berfariasi ada yang Rp 500 ribu, Rp 750 ribu dan Rp 1 Juta Rupiah tergantung luas pemilik pemohon yang ada di Desa Mayang Rejo.

Jika di total biaya dari 2300 pemohon total keseluruhan nya dari harga 500 ribu saja mendapatkan uang sebesar Rp 1.150 juta rupiah ujar Kades Mayang Rejo membenarkan adanya pungutan tersebut sebesar Rp 500 ribu rupiah per orang.

Menurut penuturan dari salah satu warga Desa Mayang Rejo yang di kenai uang tersebut dari beberapa panitia ada Ketua RT juga menjadi panitianya itu berfariasi tergantung luas tanah nya.

Menurut Kepala Desa saudara N mengakui kalau ada pungutan tersebut dari warga nya di kenai Rp 500 ribu per orang, serta membeli patok, dan mengurus ke BPN serta untuk biaya yang ada kerja di komputer.

Lanjut saudara N juga menenjelaskan dari 2300 pemohon hanya tersisa 150 pemohon dari tanah wakaf saja yang belum.

Namun dari rangkaian investigasi kami bersama Bpk Kades ternyata istri nya ikut bicara ” jika anda ke sini menanyakan program PTSL mana surat tugas anda, dan anda tanyakan saja ke Pengacara saya dia yang mengurusi urusan PTSL di Desa kami kata istri dari Bpk Kades Mayang Rejo.

Sedangkan Ketua Panitia saudara Wahdi dengan sengaja melarikan diri tidak mau memberikan klarifikasi dengan alasan tidak jelas/tidak ada di rumah padahal orang nya ada di rumah.

Dari hasil pantauan kami banyak sekali keganjalan dalam kepengurusan program pronah ini, dan bisa di katakan ada tindak pidana korupsi dengan memungut biaya yang seharusnya dari pihak presiden membebaskan biaya tersebut, dan juga tidak sesuai PP dari Bupati Bojonegoro yang di mana seharusnya warga yang mengikuti program pronah ini hanya di kenai biaya 150 ribu untuk biaya daftar nya saja.

Dari jumlah yang di dapatkan dari Desa Mayang Rejo menurut penuturan dari Kades sendiri biaya Rp 500 ribu per orang dengan jumlah para pemohon sebanyak 2300 totalnya Rp 1.150 Juta rupiah.

Dengan adanya berita ini di tulis kami sudah menanyakan hal ini kepada Bpk Camat Kali Tiduh untuk bisa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai LPJ progam pronah di Desa Mayang Rejo tersebut.

Sehubungan Camat Kali Tiduh baru dirinya akan berusaha untuk memberikan penjelasan mengenai PTSL di Desa Mayang Rejo untuk semua LPJ nya.

Dengan adanya pungutan liar yang di lakukan oleh oknum berinisal W sama N kami sebagai kru Jurnalis Fams News mengharapkan pihak Polres maupun Kejaksaan untuk memeriksa saudara N dalam kasus tersebut sampai tuntas. (Tim/agus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed