oleh

Proyek Jalan Makadam di Desa Batu Ampar Sumenep di Duga Sarat Korupsi


SUMENEP, faamnews.com – Proyek Makadam Jalan yang berlokasi di Dusun Perengan Laok, Desa Batu Ampar Kecamatan Guluk Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga sarat korupsi

Hal ini bisa dilihat dari kwalitas pekerjaan yang sangat buruk, mulai dari penggunaan bahan material, penataan batu sampai mekanisme konstruksi yang amburadul sehingga kuat dugaan Proyek yang menelan Dana tidak sedikit itu tidak sesuai RAB dan Spesifikasi

Dilokasi, tampak batu yang di gunakan bukanlah batu gunung melainkan batu apung sehingga disinyalir kualitas jalan tidak akan bertahan lama

Tidak hanya itu, tataan batu hanya di tata secara Vertikal sehingga dengan demikian penggunaan batuan akan mudah hancur saat tertekan beban

Foto: Jalan Makadam di Desa Batu Ampar di Duga Tidak Sesuai RAB

Selain itu, dari awal proyek itu digarap tidak terpasang papan informasi publik, sehingga masyarakat tidak mengetahui dari mana pekerjaan itu, Pelaksana, Volume dan besaran anggarannya

Abdur Rahem selaku Ketua Koordinator Investigasi dan Pengawas JCW Jawa Timur mengatakan ada mekanisme konstruksi yang harus di patuhi oleh pelaksana proyek

Dan untuk pekerjaan Makadam diantaranya
✓Dry Bound makadam jika tebal lapisan pengisian 15 s/d 25 cm, lapisan itu sendiri dari 2 lapisan, sedangkan bila lebih dari 25cm terdiri dari 3 lapisan harus dibuat sama tebal. Untuk batu berukuran 6-8 cm harus menggunakan mesin penggilas minimal 6 ton. Tiap 1000 M2 dari bidang permukaan lapisan harus digilas, minimal 10 jam penggilasan.

✓Water Bound makadam yang membedakan Dry Bound makadam dan water Bound makadam adalah pada water Bound makadam,selama waktu penggilasan permukaan lapisan batu yang digilas itu harus terus menerus disiram air lapisa batu diatasnya baru boleh dihamparkan jika lapisan batu terdahulu telah padat, rata, dan kering.

Rahem menjelaskan, bahwa susunan lapisan pada pengerasan jalan makadam yang lengkap dari bawah ke atas yaitu:

✓Lapisan pasir yang berfungsi untuk memperbaiki tanah dasar, mencegah masuknya air kapiler dari tanah dasar ke dalam lapisan batu pecah dan sebagai alat drainase.

✓Lapisan pondasi yang dibuat dari batu pecah yang besar yang berukuran 25-20 cm. Sebaiknya barasal dari batu gunung pecah ini harus dipasang tegak lurus berdampingan satu sama lain dengan rapat.

✓Lapisan pengisian diberi batu pecah kecil berukuran 6-8cm,lapisan ini dihamparkan diatas lapisan pondasi sehingga bisa mengisi celah-celah pada lapisan pondasi dan digilas hingga ketebalan 8cm dan digilas juga.

✓Lapisan Aus atau lapisan penutup terbuat dari batu-batu kecil berukuran 4×6 cm dengan ketebalan minimal 6-7cm dan digilas dan terus ditaburi batu berukuran 1-1,5cm.

Dalam sehari dalam pekerjaan konstruksi kita selalu menemukan kesalahan dalam pekerjaan konstruksi dimana pelaksana pekerjaannya tersebut selalu tidak fokus kepada kualitas pekerjaan yang baik.

“Pelaksana pekerjaan selalu mengedepankan hasil yang besar tanpa memandang mutu sisi kualitas pekerjaan baik dan ada juga pelaksana pekerjaan di lapangan tidak tau membaca RAB sehingga hasil pekerjaannya tidak maksimal dan amburadul,” ujarnya.

Fauzi selaku PJ Kepala Desa Batu Ampar, saat dihubungi melalui via telepon untuk dikonfirmasi tidak dapat dihubungi. Upaya tersebut dalam rangka untuk memperjelas kebenarannya. Akan tetapi, sampai berita ini naik. Pihaknya sama sekali tidak bisa dihubungi dan terkesan mengabaikan konfirmasi wartawan (Sid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed