Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Program Sandes Rp 500 Juta di Desa Tamberu Daja Mangkrak

Total views : 222
  • Bagikan

SAMPANG, faamnews.com – Realisasi program Sanitasi Desa (Sandes) tahun 2022 di Kabupaten Sampang tidak berjalan maksimal. Program yang berasal dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR tersebut diketahui banyak yang mangkrak.

Seperti yang terjadi di Desa Tamberu Dajah Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang, Berdasarkan data dan temuan sejumlah LSM banyak bangunan dari program Sandes yang berupa kamar mandi dan MCK ternyata masih belum selesai.

Diduga ada kongkalikong antara Kepala Desa Tamberu Daya dengan Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL).

Anggaran sebesar Rp 500 Juta yang masuk ke Rekening KSM diduga jadi bancaan bersama sejumlah oknum, karena terbukti hingga saat ini program tersebut tidak berfungsi atau mangkrak. Padahal sejestinya program tersebut sudah selesai sejak tahun 2022.

Sebagaimana diketahui, Pada tahun 2022 Kabupaten Sampang mendapatkan Program Sandes yang tersebar dibeberapa desa di Kabupaten Sampang.

Setiap Desa mendapat kucuran Dana Rp 500 Juta yang ditransfer ke rekening Kelompok Swadaya Masyarakat yang dibentuk berdasarkan SK Kepala Desa.

Anggaran Rp 500 Juta tersebut digunakan untuk membangun 33 Kamar mandi yang berukuran kurang lebih 2 x 1 setengah meter lengkap dengan septic tank.

Program tersebut dalam pengawasan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur dengan membentuk Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Cipta Karya Kabupaten Sampang.

Sampai berita ini dipublish Kepala Desa setempat saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan.

banner 325x300
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.