Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Praktisi Hukum Desak Polda Jatim Usut Tuntas Kasus Tahanan Meninggal di Polsek Simokerto

Total views : 460
  • Bagikan

SURABAYA,faamnews.com – Meninggalnya tahanan bernama AM di Polsek Simokerto Surabaya terus menuai sorotan. Kali ini datang dari praktisi hukum Surabaya Bung Taufik Ahli hukum pidana.

Dia menilai, kinerja Polsek Simokerto dibawah kepemimpinan Kompol AR Dwi Nugroho patut dipertanyakan. Menurutnya, kasus meninggalnya tahanan dipolsek seharusnya tidak terjadi. Apalagi, ada dugaan karena tahanan diinterogasi dengan disertai penganiayaan.

“Seharusnya Kapolda harus turun tangan
Untuk memberikan atensi perkara ini
Jangan sampai perkara hanya jalan di tempat,” katanya kemarin.

Dia mendesak, apapun yang terjadi pasca insiden itu, Polda harus membuka seterang-terangnya hasil penyelidikan kepada keluarga korban dan masyarakat. “Kami berharap tidak ada yang ditutup-tutupi,”desaknya.

Ditanya soal jajaran Polsek Simokerto yang memberikan santunan senilai 45 juta kepada keluarga korban, dia menilai hal sangat tidak wajar. “Kalau tidak ada apa-apa, tidak mungkin menyantuni hingga puluhan juta, ini kan yang menjadi tanda tanya besar, ada apa dibalik semua ini,” katanya.

Untuk itu, supaya kasus ini tidak buram, keluarga korban harus didampingi untuk mendorong pihak kepolisian dalam penanganan kasus tersebut. “Saya siap membantu keluarga korban andaikata diminta,” katanya.

(Luna/florencia)

banner 325x300
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.