Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Polri Kerahkan 3.101 Personel Gabungan Pengamanan Debat Capres di Istora Senayan

Total views : 159
  • Bagikan

Jakarta,Faamnews.com– Polri akan menerjunkan ribuan personil gabungan untuk melakukan pengamanan pelaksanaan debat Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) ketiga yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (7/1/2024), malam.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan untuk jumlah personil gabungan yang akan melakukan Pengamanan pelaksanaan debat Calon Presiden nanti malam berjumlah 3101 personel.

Pengamanan gabungan terdiri dari TNI, Polri, Pemda DKI dan Instansi terkait.

Pihaknya juga telah melakukan pemetaan di lokasi untuk menentukan Pengamanan dan penempatan Personel di Ring 1, Ring 2 dan Ring 3 area luar kawasan GBK.

“Kami sudah menempatkan Personil dan sterilisasi di Ring 1 area debat, area Paslon dan tamu undangan, kemudian di Ring 2 dan Ring 3 sektor terluar pintu keluar masuk ke kawasan GBK hingga di kantong kantong Parkir “ujarnya.

Ia juga menjelaskan, lokasi debat berada di dalam area kawasan GBK sehingga belum ada penutupan jalan, rekayasa lalu lintas secara situasional bila nanti dibutuhkan. “Untuk penutupan atau pengalihan arus lalu lintas kita nanti melihat dinamika situasi dilapangan, kita juga ingin masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar kawasan GBK tidak terganggu,”ujarnya.

Dikatakan Kapolres, KPU sudah membuat aturan main debat bagi Capres maupun tata tertib bagi para pendukung Paslon. “Jadi kita tinggal melaksanakan teknis Pengamanannya. Dalam Pengamanan ini, kami tekankan kepada seluruh Anggota selalu bersikap Persuasif dan Humanis,” tegasnya.

Dengan persiapan dan kesiapan Pengamanan yang sudah dijalankan.” Saya mengajak kepada semua pihak untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama gelaran debat Capres berlangsung,” pungkasnya.

banner 325x300
Penulis: Riika nengsih
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.