oleh

Polres Jakbar Ringkus Penyebar Video Porno

-Hukum-75 views

JAKARTA, faamsnews.com – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Jakbar meringkus dua pelaku yang di duga penyebar video porno mirip Gabriella Larasati berinisial NK dan MSA.

Menurut Kapolres Jakbar Kombes Ady Wibowo, dari hasil penyelidikan salah seorang pelaku berinisial MSA adalah seorang residivis dalam kasus penyebaran video porno.

“Di mana tersangka atas nama MSA, yang bersangkutan adalah residivis pada tahun 2015, juga pernah menyebarkan video porno,” kata Ady yang di dampingi Kasatreskrim Polres Jakbar AKBP Teuku Arsya Khadafi kepada wartawan di Mapolres Jakbar Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakbar, Senin (1/3) dan sempat di tahan 4 bulan di Polda Jatim,” lanjut Ady.

Ady menuturkan, kedua pelaku di tangkap di lokasi berbeda. Pelaku berinisial MSA di tangkap di wilayah Trenggalek, Jawa Timur, pada 17 Februari 2021.

Sedangkan, pelaku berinisial NK di ringkus di kawasan Bandung, Jawa Barat. Kepada penyidik kedua pelaku mengaku menyebar video porno untuk menaikan folower.

“Yang bersangkutan ini mempunyai akun Twitter bernama bbffofficial, saat ini followers-nya 10 ribu. Tersangka dengan maksud, MSA ini bermaksud (sebar video porno) untuk menambah followers-nya,” ungkap Ady.

Dia menuturkan,penyidik masih terus mendalami video porno tersebut untuk memastikan orang yang berperan di dalam video itu.

“Bisa saja selama memang dia memenuhi unsur (pidana) ya bisa saja,” ujar Ady.

Ady mengatakan, penyidik akan kembali memeriksa Gabriella bila ada bukti petunjuknya.

“Tapi saat ini yang bersangkutan sebagai saksi. Karena kita masih mengumpulkan bukti-bukti terkait dengan tingkat pidana tersebut,” tegas Ady.

“Tentunya awal dari dua tersangka yang kita tangkap ini untuk bisa mensinkronkan perkara ini ya, jadi masih kita dalami. Perkembangannya akan kita sampaikan ke media,” lanjut Ady.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakbar AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, penyidik belum akan membeberkan kasus tersebut lebih jauh.

Pasalnya, penyidik masih terus mengumpulkan bukti-bukti petunjuk untuk menetukan tersangka berikutnya.

“Jadi prosesnya masih berjalan, masih belum final, jadi masih belum bisa kita sampaikan,” kata Arsya.

Seperti di ketahui kasus video porno yang melibatkan artis bukan kali ini terjadi sebelumnya, penyidik Subdit Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menetapkan aktris Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu de Fretes sebagai tersangka dalam dugaan kasus video porno.

Keduanya mengaku melakukan aksi bejad tersebut di sebuah hotel di Medan, Sumut, pada tahun 2017 dan merekamnya.

Akibatnya, keduanya di jerat dengan Pasal 4 ayat 1 juncto 29 UU Nomor 44 tentang pornografi, Pasal 8 juncto Pasal 44 UU pornografin Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 UU tentang ITE. *ferdiansyah*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed