oleh

Polemik Pupuk Subsidi Di Nganjuk, Kepala Dinas Pertanian Angkat Bicara

NGANJUK, faam news.com – pupuk di kabupaten Nganjuk mengalami kelangkaan penelusuran wartawan Faam news.com di lapangan dari mayoritas kecamatan di wilayah Kabupaten Nganjuk terjadi kelangkaan pupuk. Ironisnya banyak ketua kelompok tani yang dipercaya untuk mendistribusikan pupuk bersubsidi mengambil keuntungan dengan menjual pupuk bersubsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah.

Perlu diketahui oleh masyarakat melalui peraturan menteri pertanian no 49 th 2020.

Berikut adalah Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi
Urea harga /kg Rp.2250. per 1sak Rp112.500
ZA harga /kg Rp.1700. per1sak Rp85.000,
SP-36 harga/kg Rp.2400. per 1sak Rp.120.000,
NPK phonska harga /kg Rp.2300. per 1sak Rp.115.000
Petroganik /kg Rp.800. per 1sak Rp30.000 harga HET sampai Di E-Warung yang ditunjuk pupuk Indonesia

Tetapi kenyataanya harga pupuk subsidi ditingkat petani jauh lebih tinggi, misalnya untuk pupuk urea saja kalau merujuk dari HET 1sak harga Rp112.500, tapi kenyataanya dipetani harga perkarungnya antara Rp.150.000, bahkan ada yang lebih tentunya kenaikan yang besar jika dipresentasekan hampir 40% kenaikan dari harga yang ditentukan .
Untuk mengatasi ketua kelompok tani yang menjual pupuk subsidi jauh diatas HET, diharapkan Dinas Pertanian Nganjuk bisa ikut berperan dengan memberi surat edaran disetiap kelompok tani serta mengedukasi melalui penyuluh lapangan dan terbuka tentang harga pupuk subsidi kepada setiap anggota kelompok tani.
“udah saya instruksikan kepada petugas lapangan untuk transparan mengenai Harga Pupuk,Memang Masalah Pupuk Subsidi itu Selalu Berpolemikk karena Quota untuk pupuk subsidi kurang banyak dari kebutuhan.” ujar Kepala Dinas Pertanian Bp Judi Ernanto ketika dikonfirmasi wartawan Faam news .
“Kalau dibilang langka gak ada kelangkaan pupuk Tapi Untuk pupuk subsidi dibatasi dan memang ada pengurangan dari kementrian ujarnya” sambungnya
Sementara Pak pujo perwakilan Dari Pt.CItra selaku distributor Pupuk subsidi saat di hubungi wartawan Faam News melalui seluler memastikan bahwa harga sampai kios resmi sudah sesuai aturan ” untuk harga sampai kios resmi saya pastikan udah sesuai aturan,pupuk indonesia juga bekerja sama dg pihak kepolisian dalam pengawasan pendistribusian, untuk harga sampai petani itu sudah tidak dalam pengawasan kami, coba tanyakan ke Gapoktan aja mungkin ada kesepekatan antara anggota Gapoktan ungkapnya.(Biro Nganjuk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed