oleh

Pilkades desa Patenteng menuai polemik, kades pekadan Sadi angkat bicara.

-Politik-258 views

Bangkalan. faamnews – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) gelombang satu yang digelar secara serentak di Kabupaten Bangkalan pada Minggu 2 Mei 2021, menuai Polemik. Salahsatunya di Desa Patengteng, Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan.

Hal itu diungkapkan Bapak Sadi selaku Kepala Desa Pekadan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Pihaknya menilai bahwa ada kecurangan dan kejanggalan waktu Pilkades di Desa Patengteng yang dimenangkan oleh nomor urut tiga.

“Saya menilai kecurangan waktu Pilkades di Desa Patengteng diduga dari panitia P2KD. Hal itu, diketahui saat warga dari luar wilayah Patengteng melakukan aspirasi hak pilihannya di Desa tersebut,” ucapnya saat ditemui di kediamannya pada Selasa Malam (04/05/2021).

Selain itu, kata Sadi kejanggalan juga terlihat dari Paku yang sudah disiapkan oleh ketua Panitia P2KD di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kejanggalan juga saya temui di TPS. Masalah Paku pencoblosan tidak sesuai. Paku tersebut tidak rata, ada yang kecil dan ada yang besar dan ini tidak sesuai dengan nilai-nilai keutuhan Demokrasi,” cuatnya.

Sadi juga melontarkan, bahwa Pilkades di Desa Patengteng jika tidak di batalkan akan di khawatirkan kondisi masyarakat di bawah tidak kondusif dan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Saya mengkhawatirkan bahwa Pilkades Desa Patengteng ini jika tidak dibatalkan akan terjadi pertumpahan darah nantinya,” kata Sadi.

Senada dengan apa yang dipaparkan Mantan Kades Desa Patengteng Laila Qur’ani, pihaknya merasa kecewa atas kinerja panitia P2KD, karena dinilai tahapan Pilkades di Desa Patengteng penuh dengan kecurangan.

“Itu terlihat mulai dari awal pembentukan panitia P2KD yang di koordinir oleh ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sudah banyak kejanggalan dan minimnya transparansi. Sehingga ada sejumlah pemilih yang berasal dari luar Domisili Desa Patengteng bisa menyuarakan hak pilihnya,” paparnya.

Menurut Laila Qur’ani, kalah menang dalam pesta Demokrasi itu sudah biasa. Namun, dengan adanya kecurangan dan kejanggalan itu yang masih menjadi pertanyaan oleh warga masyarakat Desa Patengteng.

“saya berharap Pilkades di Desa Patengteng kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan agar dapat di batalkan, karena di anggap menodai nilai-nilai keutuhan Demokrasi,” tukasnya.

JamaL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed