Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Pengusaha Ekspedisi Digrebek Kepolisian, Esok Hari Melenggang Bebas

Total views : 269
  • Bagikan

SURABAYA, faamnews.com- Sarat Kejanggalan, mungkin hal tersebut patut di sematkan terkait kegiatan jajaran Jatanras Polrestabes Surabaya beserta Satresnarkoba Polda Jatim terhadap penggerebekan salah satu pengusaha ekspedisi di kawasan Surabaya.

Kegiatan penggerebekan/penangkapan yang dilakukan oleh kepolisian di salah satu tempat usaha ekspedisi tersebut diketahui telah mengamankan terduga tersangka yang berinisial F, M dan FH yang mana salah satu terduga tersangka yang berinisial F sendiri diketahui adalah owner/pemilik usaha ekspedisi tersebut.

Informasi yang dihimpun awak media diketahui bahwasanya beberapa waktu lalu jajaran Jatanras Polrestabes Surabaya beserta Satresnarkoba Polda Jatim melaksanakan giat penggrebekan/penangkapan pada Hari Kamis (23/11/23) di tempat usaha/gudang PT. Atlantik Trans Logistik Sulawesi jl. Sidotopo Lor No 20 Surabaya.

Dari giat tersebut informasi yang dihimpun awak media diketahui telah mengamankan 3 terduga tersangka berinisial F, M serta FH, sekaligus BB Narkotika (sabu) sisa pemakaian yang masih dalam alat hisap sabu.

“Iya benar, beberapa waktu lalu ada penangkapan di lokasi tersebut(gudang PT. Atlantik Trans Logistik),” ujar salah satu warga sekitar yang mewanti-wanti agar namanya tidak di publis pada awak media.

“Penangkapannya sekitar sore hari, dan yang diamankan kalau tidak salah pemilik/owner dan 2 karyawannya. Tapi esoknya sudah bebas,” lanjutnya.

Salah satu anggota Satresnarkoba Polda Jatim saat dikonfirmasi awak media tidak membantah dan membenarkan adanya giat tersebut.

“Terkait yang jenengan konfirmasi ke pimpinan (Dirresnarkoba) itu benar, bahwasanya kegiatan tersebut ada. Dan kami jalankan sesuai SOP,” ujar anggota kepolisian yang mengaku atas nama Larno tersebut.

Lebih lanjut, Larno juga menyampaikan bahwa benar juga kalau saat giat ditemukan BB narkoba (sabu) dalam alat hisapnya, dan setelah di tes urine positif. selanjutnya dilakukan asesmen bahwasanya yang bersangkutan menjalani rehap medis.

“Untuk selanjutnya yang bersangkutan dilakukan rehap medis jalan sesuai rekomendasi dari BNN,” imbuh Larno saat klarifikasi ke awak media di cafe Kopi Langit Beji Pasuruan.

Dirresnarkoba Polda Jatim Ari Ardian saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi WhatsApp menyampaikan “ok saya cek,” singkatnya.

Sementara itu, Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Dr. Edi saat dikonfirmasi awak media hingga berita ini di tayangkan belum memberikan jawaban meski nampak pesan whatsApp sudah terbaca. (por/zain/red)

banner 325x300
Penulis: Por/red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.