oleh

Pemdes Legok Diduga “Embat” Uang Sewa Tanah Gogol Milik Warga

PASURUAN, faamnews.com-Warga Dusun Legok Desa Legok Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan khususnya para ahli waris tanah gogol di Dusun setempat di buat meradang lantaran mereka merasa di perdayai Pemdes setempat.

Kekecewaan para ahli waris tanah gogol sendiri bermula akan adanya sewa lahan tanah gogol mereka, yang akan di sewa oleh seorang pengusaha yang bernama Yeyen untuk usaha pasirnya.

Perlu diketahui bahwasanya Yeyen sendiri sebelumnya sudah lama menyewa lahan gogol milik para petani tersebut dan diketahui juga sudah berakhir beberapa bulan yang lalu.

Para ahli waris tanah gogol sendiri kecewa lantaran mereka merasa di tikung oleh pemdes yang di duga kuat “embat” sewa lahan tersebut tanpa sepengetahuan serta seijin dari para ahli waris.

Tanah gogol di Dusun Legok sendiri dimiliki oleh 64 orang, dan hingga saat ini tinggal anak cucu yang menjadi pemilik hak (ahli waris ) untuk mengelola lahan tersebut.

Berjalannya waktu banyak terungkap banyak kejanggalan dan salah satunya diduga Pemdes Legok telah membuat kesepakatan dengan yeyen untuk sewa lahan tersebut tanpa adanya persetujuan dari pemilik serta menikung para ahli waris tanah gogol.

Seiring makin memuncaknya amarah para ahli waris tanah gogol akhirnya di adakan musyawarah untuk membahas sewa lahan tanah gogol bersama para ahli waris pada Hari Selasa ( 21/09/21 ) yang diketahui tidak ada titik temu karena para ahli waris merasa dipermainkan.

“Yeyen sudah memberi uang sewa kepada salah satu perangkat Desa Legok untuk sewa lahan gogol ini tanpa adanya koordinasi serta ijin dari kami selaku ahli waris tanah gogol ini,” geram salah satu ahli waris yang enggan disebutkan namanya.

Hal senada juga disampaikan salah satu ahli waris yang juga enggan disebutkan namanya menyampaikan “karepe opo lurah mbek carik iku, gawe aturan sak enake dewe ae ( kemauannya apa Kades sama Sekdes itu, buat aturan semaunya sendiri saja ) timpalnya.

Yeyen saat dikonfirmasi media melalui aplikasi WhatsApp pada Hari Kamis (23/09/21) tidak menjawab meski pesan tersebut sudah dibaca.

Sekdes choiril machrus ( Iril ) yang diduga kuat ikut terlibat menerima uang sewa dari Yeyen saat dikonfirmasi pada Hari yang sama yakni pada Hari Kamis (23/09/21) tampak enggan menjawab meski terlihat sudah dibaca serta terkesan menghindar.

Sementara itu, Kades Legok Nur Salam saat dikonfirmasi di Hari yang sama terkait dugaan ikut serta terlibat dalam carut marut sewa lahan tanah gogol tersebut diam seribu bahasa, tanpa menghiraukan konfirmasi tersebut meski tampak online.

Perlu diketahui bahwasanya dalam janji kampanye yang di gembor-gemborkan pada saat itu Nur Salam akan berjanji ketika dirinya terpilih menjadi Kades akan lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya dan siap melanjutkan pembangunan untuk Desa Legok yang lebih baik, bukan malah diduga menikung warganya sendiri. (por)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed