oleh

“Pemadaman Listrik; Kendala Pembelajaran Daring” Oleh: FITRIYAHTUL JANNAH

“Pemadaman Listrik; Kendala Pembelajaran Daring”
Oleh: FITRIYAHTUL JANNAH


Sampang, Jawa Timur, terkenal dengan jargon Sampang BAHARI yang merupakan Akronim dari Bersih, Agamis, Harmonis, Aman, Rapi, Indah.

Akan tetapi saya yang berasal dari Desa yang jauh dari perkotaan ketika pemadaman listrik di Desa saya membuat jaringan sulit bahkan terkadang jaringan tidak ada sama sekali selama pembelajaran daring, ini yang menjadi kendala bagi saya saat menjalani pendidikan jarak jauh secara daring selama pandemi covid-19. Tidak hanya ditingkat Pendidikan TK dan SMA bahkan sampai kalangan Pendidikan Tinggi.

Selain masalah tersebut juga dibagian disparitas internet di daerah yang mengakibatkan pembelajaran daring terkendala. Kendala utama ini adalah ketika pemadaman listrik terjadi membuat jaringan tidak Connect atau tidak terhubung bahkan tidak bisa masuk kelas online sama sekali. Pembelajaran daring tidak efektif dan banyak sekali para mahasiswa yang mengeluh karena kurang dimengerti dan jaringan yang tidak mendukung.

Pembelajaran daring ini membuat mahasiswa mengeluh kesulitan untuk memahami materi, sangat berbeda dengan pembelajaran tatap muka, terkadang harus menerima konsekuensi dengan adanya problem tersebut semisal dosen marah karena terlambat masuk kelas online, kendala di absensi karena jaringan yang lelet.

Namun mahasiswa bahagia ketika dosen memahami dengan keadaan mahasiswa tapi ada juga dosen yang tidak mau tau keadaan yang di alami mahasiswanya.

Buat para Bapak/Ibu Dosen pemberikan materi, alangkah baiknya jika pembelajaran daring ini dilakukan dengan kreativitas baru sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik, dengan hal tersebut untuk Bapak/Ibu Dosen dapat menciptakan hal-hal yang dapat dipahami tentang pembelajaran daring selama covid-19 yang sebelumnya belum pernah ada, semisal memahami letak geografis dari masing-masing mahasiswa, tidak terlalu memaksakan kehendak Dosen dalam penyampaian materi, jika kondisi Jaringan tidak stabil maka Dosen berhak memberikan tugas lain yang bisa dijangkau oleh mahasiswa tersebut.

Penulis merupakan Mahasiswa Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed