oleh

Pelebaran Jalan Di Dsn. Putat, Kec. Jetis MOJOKERTO. Diduga Kasun mencaplok Pekarangan Tanah Warga Tanpa Kopensasi.

-Daerah-111 views

MOJOKERTO, Jetis. Faamnews.com | adanya pelebaran jalan yang dibangun di Desa Mojoreja kec. Jetis diduga menyerobot sebagian lahan tanah milik warga yang terkesan untuk akses jalan utama ke perusahaan produksi Arang dengan alasan jalan menuju makam di Dusun Putat. Kamis (29/04/2021

Akibat ada proyek pelebaran jalan, salah satu warga merasa kaget ketika hendak ziarah ke makam orang tuanya, dengan adanya pondasi jalan hingga memindahkan sebuah patokan tanah pekarangan milik sebagian warga seperti warga berinisial YN perempuan usia 38 th, ini merasa kaget ketika tanah pekarangannya dicaplok oleh proyek pelebaran jalan yang hanya untuk kepentingan jalan sebuah perusahaan Arang yang terlaksana dengan ijin dari seorang Kasun (kepala Dusu) setempat

Ket.foto pelebaran jalan di Dusun mojorejo kec.jetis Mojokerto

Saking kagetnya YN merasa hilang tanah di pekarangannya, YN melaporkan kepihak suaminya yang berinisial MQ 42th. untuk mengklarifikasi ke perangkat Desa dan perusahaan Arang guna minta kejelasan terkait tanahnya yang dicaplok akibat pelebaran jalan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dan juga tidak ada kopensasi

Hal ini sudah jelas melanggar aturan hukum sesuai pasal Dalam KUHP Buku II Bab XXV, perbuatan curang seperti penyerobotan tanah dapat diancam dengan hukuman pidana penjara maksimal empat tahun. Pasal 385 terdiri dari 6 ayat ini mendefinisikan secara jelas akan tindakan kejahatan tersebut.

Dengan se-enaknya Pihak perusahaan menyatakan sudah konfirmasi pihak korban dan suaminya dengan kata “Wes kadung di bangun mbak mosok Gak di ikhlasno wae dan bilang yang bertanggung jawab Kasun Putat. Ujar Kasun dengan gamblang

Selang hari pada ini Kamis 29 April 2021 pihak korban kumpul di lokasi pekarangan yang berada di dusun Putat desa Mojorejo kecamatan Jetis kabupaten Mojokerto ,bersama awak media rednews bertujuan klarifikasi dan konfirmasi

Berdasarjan foto dan Vidio pengakuan pemindahan patok pekarangan
yang di lakukan oleh Kasun Putat Nuriadi desa Mojorejo kecamatan Jetis kabupaten Mojokerto tanpa mengetahui pihak yang punya pekarangan ,alasannya biar tidak termakan arus air hujan .

Ket.foto KADES Mojorejo ketika berada di lokasi pelebaran jalan di Dusun Putat Desa Mojorejo kec. Jetis Mojokerto

Perdebatan sangat hebat antara warga atau korban dengan kepala dusun terjadi ,anehnya pihak Kasun tidak ada pembelaan sama sekali ke korban atau warga ,tapi seakan akan membela perusahaan .

Kades dan perangkat lainnya padahal ada di lokasi tersebut ,tapi kenapa tidak ada respon untuk menengah i perdebatan tersebut ,dan ketika awak media mau konfirmasi tidak mau tidak kooperatif .

Pada akhirnya pihak korban merasa di curangi , tanpa ada pemberitahuan sebelumnya maka masalah ini akan di tindak lanjuti ke Rana hukum”terangnya

Berdasarkan pasal 389 ,Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum,menghancurkan,memindahkan,membuang,atau membikin tak dapat di pakai sesuatu yang di gunakan untuk menentukan batas pekarangan,maka di ancam pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan penjara. (Lks/jib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed