oleh

Pelaku Misterius Pengeroyok Anggota Brimob dan Kopassus Kebayoran Baru

-Hukum-42 views

JAKARTA, faamnews.com – Insiden pengeroyokan yang menewaskan seorang anggota Brimob terjadi sebuah kafe di Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kini telah di pasang garis polisi.

Dalam insiden yang berlangsung pada Minggu (18/4/2021) pagi kemarin, seorang anggota Kopassus juga di kabarkan mengalami luka-luka.

Pantauan faam news.com Senin (19/4/2021), garis polisi itu terpasang di pintu kafe Obama Fans Club yang bersebelahan dengan kafe My Bar. Tak hanya itu, bercak darah serta pecahan botol bir masih terlihat di sekitar lokasi kejadian.

Orang-orang yang biasa berada di lokasi mengaku tidak tahu ihwal insiden tersebut. Menurut salah satu juru parkir bernama Faruq, insiden keributan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.

“Jam setengan 7 pagi. Saya tidak di sini. Saya cuma denger berita ada keributan kejadian sekitar setengah 7,” kata Faruq di lokasi.

Faruq menyatakan, biasanya setiap hari minggu jarang ada kegiatan di sekitar kawasan ruko yang tak jauh dari Mal Blok M. Kantor-kantor yang berada di sekitar lokasi, kata Faruq, tutup saat insiden kejadian berlangsung.

“Iya sepi karena tidak ada kegiatan sama sekali hari minggu, bahkan kantor juga tutup semua juga tutup dan yang buka cuma si obama doang yang lain pada tutup,” beber dia.

Sebelumnya, Camat Kebayoran Baru, Tomy Fudihartono membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayahnya, namun ia belum mengetahui detail kronologi pengeroyokan tersebut.

“Kejadiannya sih benar, cuma berita persisnya saya juga belum dapat informasi akuratnya, cuma lihat foto saja sih tadi yang meninggal, tapi kronologinya seperti apa saja juga kurang tahu persis, karena tindak kriminal sudah di tanganin polsek dan polres,” kata Tomy saat di hubungi minggu malam.

Dalam informasi yang beredar, satu anggota Brimob atas nama Bharatu YSB dan satu anggota TNI bernama Serda DB mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam.

Bharatu YSB sempat di larikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan pada pukul 07.30 WIB, namun nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah pada pukul 07.41 WB.

Sementara Serda DB dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta untuk mendapat perawatan luka pada lengan kanan dan paha kanan akibat sabetan senjata tajam.

Dalam rekaman CCTV yang di unggah akun instagram @cetul.22, kemudian beredar viral itu terlihat sekelompok pria mengeroyok seseorang hingga terkapar. Dalam video itu juga terlihat setelah korban terjatuh tak berdaya, para pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian dan TNI terkait peristiwa itu. (Rika Nengsih)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed