oleh

Pelaku Kejahatan Skimming ATM Di Tangkap Satreskrim Polres Pasuruan Kota

PASURUAN, faamnews.com-Satreskrim Polres Pasuruan Kota berhasil menangkap pelaku kejahatan skimming ATM yang meresahkan para nasabah Bank Jatim serta Bank BNI.

Para nasabah Bank Jatim dan Bank BNI di Kota Pasuruan sendiri diketahui menjadi korban pencurian uang dalam rekening dengan modus skimming atau mencuri data nasabah yang bertansaksi tarik tunai di ATM BNI Jl. Sultan Agung, Kota Pasuruan.

Satreskrim Polres Pasuruan yang melakukan penyelidikan kasus tersebut berhasil mengungkap kasus tersebut dengan menangkap 2 warga negara Bulgaria sebagai pelakunya.

Identitas kedua pelaku tersebut adalah Victor Boychev Dimitrov, (38) dan Plamen Petkov Beshirov (41). Selama di Indonesia, mereka tinggal di Kabupaten Lombok Barat.

“Yang dicuri itu uang nasabah Bank Jatim dan Bank BNI yang menarik tunai di ATM Jl. Sultan Agung, Kota Pasuruan,” urai Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman saat pres realease pada Hari Selasa (12/10/2021).

Kapolres Arman juga mengatakan jika aksi para warga asing ini melakukan kejahatan skimming di ATM BNI Jl. Sultan Agung, Kota Pasuruan tersebut pada 26 Juli sampai 31 Juli 2021.

Mereka pun cukup lihai dengan menutupi alat skimming tersebut di mesin ATM, dengan kanopi penutup ATM yang sudah dimodifikasi tempelan camera micro dan meletakkan alat skimming lain di server ATM dengan alat outer.

“Para nasabah bank pun tidak menyadari saat bertransaksi tarik tunai di ATM data pin, jenis kartu ATM dan nomor rekining mereka terekam, lalu terkirim otomatis ke server para pelaku.”

“Setelah mengetahui data nasabah yang bertarnsaksi di ATM, mereka membuat duplikat kartu ATM milik korban dan mengambil semua uang korban hingga saldonya habis,” imbuh Arman.

Dihadapan penyidik, pelaku mengaku juga melakukan skimming di beberapa ATM BNI di luar Kota Pasuruan. Mulai di Kota Malang, Surabaya, Madiun, sampai Kota Semarang.

“Sampai saat ini korbannya ada 29 orang nasabah salah satu bank daerah yang menjadi korban. Total kerugiannya Rp. 493 juta,” tegasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam penangkapan tersebut ada 52 jenis. Dianyaranya yakni 2 unit mobil, 2 unit laptop, bebeapa ATM bank dalam negeri, 186 kartu ATM kosong dan seperangkat alat skimming yang jumlahnya banyak.

Untuk peran kedua pelaku yang tertangkap, Arman mengakatan jika Victor Boychev Dimitrov adalah otak dibalik aksi ini. Sedangkan Pleman Petkov Beshirov berperan sebagai penadah dan penyedia kartu ATM untuk duplikat.

“Kedua tersangka kita tangkap di surabaya pada (2/10) kemarin. Masih ada 2 DPO berinisal GT dan PD. Semuanya warga Bulgaria,” pungkas Kapolresta AKBP Arman. (por)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed