oleh

Pabrik Briket Yang Diduga Ilegal Berdiri DI Areal Zona Hijau, Patut Dipertanyakan

TANGGERANG, BANTEN, faamnews.com – Pabrik Briket yang diduga Ilegal berdiri megah di Desa Blukbuk, tepatnya di Kampung Blukbuk Luwung RT/RW 01/03 Desa Blukbuk Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Sabtu (13/02/2021).

Menurut keterangan Iwan salah satu karyawan yang bekerja di Pabrik itu menjelaskan, nama Perusahaan PT PERMATA COCO CEMERLANG produksi yang hasilkan Briket Batok Kelapa untuk Shisha, dan mempekerjakan sekitar 40 orang Karyawan.

” Ini adalah PT PERMATA COCO CEMERLANG, produksi yang dihasilkan Briket Batok untuk Shisha, produk ini untuk Export, Karyawan yang bekerja disini sekitar 40 orang”, ujar Iwan.

Lokasi berdirinya Pabrik berada Wilayah Zona Hijau yang diperuntukan untuk lahan pertanian bukan Zona Industri.

Kades Blukbuk H. Sanusi saat di konfirmasi mengenai Pabrik tersebut tidak tahu jelas, terutama mengenai perijinan Pabrik tersebut, ” Saya pernah datang kesana untuk mengecek Pabrik, memang betul Karyawan yang bekerja kebanyakan warga setempat, tapi saya tidak tau perijinannya seperti apa, mungkin mantan Kades yang dulu yang tau “, jelas H. Sanusi.

Menanggapi hal tersebut Nasrudin Anggota LSM Monitoring Law & Justice Provinsi Banten mengatakan, ” Berdirinya Pabrik Briket di Desa Blukbuk perlu disikapi oleh Pemerintah terutama Dinas terkait, karena berdirinya Pabrik berada di Areal Zona Hijau yang perutukannya untuk lahan pertanian bukan Zona Industri ‘, tegas Nasrudin.

(Syarifuddin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed