oleh

Ngawur..!!! Galian Pipa PT. Hakiki Dikeluhkan Warga Desa Kemirisewu Pandaan

PASURUAN, faamnews.com – Warga Desa Kemirisewu Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan, keluhkan galian pipa yang melawati depan rumahnya, di ketahui proyek galian pipa tersebut milik PT. Hakiki, selain membuat jalan yang becek pada saat turun hujan, juga banyak debu yang masuk rumah dan mengotori pemukiman warga

Anggota LSM GMBI wilayah Beji, Adi yang memantau langsung ke lapangan mengatakan, berawal dari keluhan sejumlah warga yang merasa terdampak akan adanya galian pipa tersebut selain bikin jalan becek jika turun hujan, dan banyak debu yang berterbangan ke dalam rumah, sejumlah warga juga bilang jika dirinya tidak dapat kopensasi sepeserpun baik itu dari Desa Kemirisewu maupun dari PT. Hakiki karena adanya proyek tersebut.

Thomas selaku perwakilan dari perusahaan penghasil agar-agar itu saat di konfirmasi di kantor PT. Hakiki mengatakan, benar memang itu pipa milik perusahaan kami yang berfungsi sebagai pembuangan hasil produksi yang sudah sesuai dengan baku mutu yang telah di tetapkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan.

Ia juga menegaskan bahwa semua ijin sudah di kantonginya

“ijin-ijinya sudah lengkap baik itu mulai dari ijin ke Desa Kemirisewu maupun ke instansi pemerintahan sebagai syarat pengerjaan galian tersebut biar tidak ada gejolak bagi warga yang terdampak dan kami sudah memberi kopensasi sebesar¬† Rp. 8.000.00,00 (Delapan juta) yang kami berikan ke pihak Desa sesuai dengan kesepakatan, untuk warga yang masih mengeluh atau belum dapat uang kopensasi kami tidak tau mas, yang penting kami sudah memenuhi semua kewajiban kami” Terangnya.

“Kami sudah penuhi semuanya syarat-syarat yang di ajukan sebelum kami mengerjakan proyek galian tersebut, baik itu dari Desa maupun dari dinas-dinas terkait, kami taat hukum dan transparan” Sambungnya sambil menunjukan berkas-berkas perijnan (16/01/2021).

Ditempat terpisah, Muhammad Rifa’i Kades Kemirisewu saat kami mintai keterangan akan hal ini pihkanya mengatakan membenarkan jika PT. Hakiki yang berdiri di wilayah Desa Kemirisewu ijin-ijinya sudah lengkap dan warga semuanya setuju akan adanya galian pipa tersebut

“Serta petani sawah lah yang meminta kepada kami untuk mengairi sawahnya dari hasil pembuangan bekas hasil produksi PT. Hakiki.” kata Kades (12/01/2021).

“Adanya galian pipa yang melewati rumah warga yang dibuat untuk pembuangan limbah itu sudah ada kesepakatan warga , itupun atas permintaan warga sendiri mas, dan untuk kompensasi terhadap warga, pihak Desa Sudah memberikan uang kopensasi sebesar Rp. 150.000 per rumah atau per kk.” Pungkasnya. (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed