oleh

MUSRAN Sukses di Gelar IBI Ranting Kota Pamekasan, Begini Sambutan Direktur RSUD SMART

Enam Kandidat Calon Ketua dan Pengurus IBI Ranting Kota Preode 2018-2023


PAMEKASAN, faamnews.com Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Pamekasan dalam sebulan sukses menggelar Musyawarah Ranting (MUSRAN) di sejumlah ranting yang tersebar di Kabupaten Pamekasan

Dari pagelaran MUSRAN itu, berhasil melakukan penyegaran pada tubuh kepengurusan IBI Pamekasan, serta menghasilkan ketua dan pengurus preode 2018-2023

MUSRAN terakhir di helat oleh IBI Ranting Kecamatan Kota Kabupaten Pamekasan pada Rabu (31/03/2021) kemarin

Diketahui, IBI Ranting Kota sebanyak 224 Bidan yang berasal dari 1 RSUD, 4 RS Swasta, Klinik kesehatan, BPM, dan 2 Puskesmas yaitu Puskesmas Teja dan Kowel

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Direktur RSUD SMART Pamekasan dr Farid Anwar, M.Kes. Direktur RS As Syifa, Larasati, Kusuma, Klinik NU, Kepala UPT Puskesmas Teja dr Achmad Muzammil, dan PLt Kepala UPT Puskesmas Teja dr Ari Yanuar Rahmanto, M.Si. dan sejumlah petinggi IBI Cabang Pamekasan

Menariknya, acara itu juga dihadiri oleh para sesepuh dan seneor IBI serta Mantan Ketua PC IBI Pertama Ibu Ali Basyah.

Tampak hadir pula Ketua IBI Ranting Kota ibu Halimaturrahmah Amd Keb, tujuh Ketua IBI Ranting se-Kabupaten Pamekasan yg terpilih pada MUSRAN IBI sebelumnya yaitu Ranting terpilih Periode tahun 2018-2023 diantaranya, Ranting Proppo, Rini Herawati, S.ST, Tlanakan Supriatin,SSt, Pakong Indah Lestari H, Pegantenan Indra Wahyuni, AMd Keb, Ranting  Larangan Indri Agustini,Sst, Waru Sri Martini,STr Keb, Galis Aspa Bisapa, Sst dan Kota Ibu Rina Purwantari

Dalam MUSRAN kali ini diikuti oleh Enam orang Kandidat Calon Ketua dan Pengurus, yakni Hj Rina Purwantari, STr Keb. Kun Indari SST, Iva Puspa Warna, A.Md Keb, Diah Istiqomah, A.Md Keb, Yayuk Eliyana, M.Kes, dan Kinnatul Qomariyah, S.St Keb, M.Kes

Namun setelah melewati proses pemilihan terbuka dan sidang Pleno Tiga yang di pimpin oleh Maryatul Hamida, S.St itu ditetapkan Hj Rina Purwantari, STr Keb Sebagai ketua terpilih IBI Ranting Kota Preode 2018-2023, di susul Kun Indari, S.St dan Iva Puspa Warna, AMd Keb sebagai Pengurus

Panitia Musran saat Proses Pemilihan dan Penghitungan Berlangsung

Ketua Cabang IBI Pamekasan Hj. Siti Maimunah berharap, Bidan di Pamekasan mampu menyelesaikan pendidikan profesi sebagai penunjang profesionalitas dalam mengemban tugas

Ibu Maimun sapaan akrabnya menjelaskn, di Pamekasan ada 5 Bidan yg sudah menyelesaikan pendidikan profesi

“Nanti akan di susul oleh 37 bidan lagi pada bulan Juli 2021 ini juga selesai pendidikan profesinya. bliau berharap 80 %  pada tahun 2026-2024 anggota IBI Ranting kota telah menyelesaikan pendidikan profesi ini,” Imbau Ketua PC IBI Pamekasan itu, Rabu (31/03/2021)

Karena menurutnya, Sesuai dg
Kepmenkes No 320 Tahun 2020 tentang Standart profesi Bidan, dikatakannya Mereka (Bidan) yg masih berpendidikan D-3 atau bidan Vokasional nantinya tidak boleh melakukan Praktik Mandiri dan hanya boleh melakukan praktik di bawah naungan Instansi.

“Karena yang masih D-3 nanti tidak boleh melakukan Praktik Mandiri dan hanya boleh melakukan praktik dibawah naungan Instansi, begitu menurut Keputusan Menkes” Sambungnya

Sementara itu Direktur RSUD SMART Pamekasan dr Farid Anwar M.Kes sangat mengapresiasi atas kinerja Ketua IBI Cabang Pamekasan dr. Hj Siti Maimunah

Menurutnya, sosok Ketua PC IBI Pamekasan itu pernah tercatat sebagai ketua IBI termuda se-Indonesia

“Dengan semangat dan  Gebrakannya, telah banyak membawa perubahan, Utamanya dalam mngembangkan SDM Bidan di Pamekasan dan ini sesuai dengan Fungsi Organisasi. Ini patut di contoh oleh semua anggota,” Kata dr Farid di ikuti tepuk tangan audien yang hadir, Rabu (31/03/2021)

dr Farid menghimbau, seluruh Stakeholder untuk saling evaluasi dan instropeksi diri mengapa Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka kematian Bayi (AKB) di Pamekasan masih cukup tinggi.

“Dari tahun ke tahun jumlah Bidan terus di penuhi oleh pemerintah, baik PNS atau PTT, bahkan di satu desa ada yang Dua atau sampai Tiga Bidan, itu dalam rangka memberikan  akses masyarakat terhadap  pelayanan berkwalitas,” Sambung dia

Direktur RSUD Slamet Martodirjo Pamekasan dr Farid Anwar saat Membuka dan Menyampaikan Kata Sambutannya Kemarin

Ternyata ini tidak cukup bisa menekan AKI dan AKB, selain itu yang sangat perlu di perhatikan adalah peningkatan kwalitas pelayanan yg meliputi Peningkatan kwalitas SDM, peningkatan kwalitas sarana prasarana, Managemen pelayanan termasuk perbaikan dan efisiensi system rujukan dan yang tak kalah penting adalah System Pembiayaan masyarakat,” Imbuhnya

dr Farid mengungkapkan, di Pamekasan ada sebagian masyarakat yang hamil dan tergolong tidak mampu namun tidak tercover asuransi, kondisi itu tentu menjadi kendala tersendiri

“Untuk itu Bidan desa bersama aparat dan pihak terkait untuk lebih jeli dalam  mendeteksi dari awal fenomena ini kemudian memberikan solusi, salah satunya dengan Jampersal atau bersama aparat Desa mendaftarkan ke kantor Dinas Sosial untuk di ajukan BPJS untuk bisa masuk pada Penerima Bantuan Iuran Daerah atau PBID.” Tukasnya. (Sid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed