oleh

Minimmya Gaji Guru Sukwan Di Bangkalan, Komisi D DPRD Bangkalan Lakukan Ini

Bangkalan. faamnews.com – Guru Sukarelawan (Sukwan) di Kabupaten Bangkalan, jumlahnya cukup banyak dan melebihi jumlah guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun minimnya upah yang diberikan sampai saat ini masih di bawah angka separuh Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Terkait hal ini, komisi D DPRD Bangkalan, sebagai mitra Dinas Pendidikan (Disdik) mendorong langsung ke 18 kantor Koordinator Wilayah (Korwil) agar seluruh sekolah dapat memberikan gaji yang lebih layak kepada guru sukwan.

Ketua komisi D Nur Hasan mengatakan, bahwa 50 persen dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa digunakan untuk belanja pegawai.

“Artinya, sekolah memiliki wewenang untuk memberikan gaji sukwan lebih banyak karena bisa menggunakan dana BOS sampai 50 persen untuk penambahan gaji guru sukwan,” terangnya, Sabtu (06/03/2021).

Oleh karena itu, sejak pekan lalu, Komisi D melaksanakan sosialisasi kepada kepala sekolah agar dapat membelanjakan dana BOS sebagian untuk gaji guru sukwan. Sudah 7 korwil kecamatan yang dilaksanakan sosialisasi.

“Kami akan terus mensosialisakan sampai ke 18 korwil kecamatan di Kabupaten Bangkalan, terkait pengunaan dana BOS. Agar para kepala sekolah dapat pembelanjaannya bisa diperluasan sampai 50 persen,” ujar Nurhasan

Sementara itu, Sekretaris Disdik setempat, Zainul Qomar menegaskan, jika pemberian kesejahteraan guru Sukwan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan sekolah.

“Kami tentu mendukung, namun juga perlu diperhatikan kemampuan sekolah untuk memberikan kesejahteraan tersebut,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau agar seluruh sekolah memberikan gaji Sukwan yang layak. Sebab, tenaga yang dikeluarkan oleh guru Sukwan sama dengan guru PNS.

“Harapan kami semoga dapat meningkatkan upah Sukwan yang minim dan menjadi lebih manusiawi,” Pungkasnya. (Hori)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed