oleh

Menjelang Lebaran Idul Fitri 1442.H Seorang perempuan Di Tambak Asri Surabaya Menjadi Korban Modus penipuan Online Dengan Bukti Struk Transfer Editan

-Hukum-59 views

SURABAYA. Faamnews.com | Menjelang lebaran Idul fitri 1442 H. Seorang perempuan tinggal di Tambak Asri Surabaya dengan usaha yang ditekuni yaitu usaha kue lebaran melalui online seperti yang di lakukan oleh Siti Mahmuda 38.th

Namun ketika bisnisnya mulai berjalan dengan beberapa hari, Siti Mahmuda mendapat pesanan dari pelanggan yang begitu menggiurkan dengan jumlah yang lumayan

Adapun kue yang dipesan yaitu Tanggo, Wafello, Biskuit Butter Cookies Hanzene, melalui online oleh seorang Laki-laki yang mengaku bernama Rahmad

Karena pesanan melalui online lewat whatsapp Siti Mahmuda meminta kepada Rahmad selaku pemesan kue untuk mengirimkan uang melalui transfer rekening

Agar bisa meyakinkan Siti Mahmuda selaku penjual maka Rahmad pun melakukan aksi modusnya dengan cara menunjukkan bukti struk transfer, bahwa uang tersebut sudah terkirim ke rekening Siti Mahmuda sebagai bukti pembayaran kue (jajan) lebaran

Tak lama kemudian Siti Mahmuda menyuruh Rahmad selaku pembeli melalui pesanan sebelumnya, maka Rahmad pun bergegas menuju tempat Siti Mahmuda untuk mengambil kue (jajan) dengan menggunakan mobil Suzuki Ertiga dengan Nopol L. 1395. ZX,

Setelah Rahmad pergi, Siti Mahmuda bergegas pergi ke Bank ingin mengambil uang yang sudah di transfer oleh Rahmad, namun ketika mau menarik uang tersebut ternyata blong alias tidak terkirim sama sekali, begitu bukti transfer di tunjukkan kepihak Bang ternyata struk tersebut hanyalah editan yang dilakukan oleh orang yang mengaku bernama Rahmad sebagai pembeli (pemesan)

Siti Mahmuda yang merasa dirinya tertipu maka dengan itu Siti Mahmuda melaporkan ke pihak kepolisian Polres pelabuhan tanjung perak Surabaya pada hari jum’at tanggal 30 – Maret 2021

Dengan Berdasarkan laporan polisi Nomer LP-B/145/lV/RES.1.11/2021/RESKRIM/POLRES PELABUHAN

Dengan ini SITI MAHMUDA berharap kepada pihak kepolisian polres pelabuhan tanjung perak supaya pelaku dengan secepatnya ditangkap dan diberikan hukuman penjara sesuai pasal yang tertera yaitu 378 KUHP. (Jib )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed