oleh

Mantan Kades Bukek Tlanakan Pamekasan dilaporkan Ke Polisi, Ada Apa?

Pamekasan,faamnews.com – Mantan Kepala Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, resmi dilaporkan ke Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Sabtu, (05/12/2020)

Mantan Kades Bukek berinisial A.H harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran diduga telah melakukan tindakan melanggar hukum, Sabtu, (05/12/2020)

Mantan Kades Bukek berinisial A.H tersebut resmi dilaporkan ke polisi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jatim Corruption Watch (JCW) Jawa Timur.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bukek inisial S.D saat dikonfirmasi membenarkan titik persoalan tersebut

“Jujur, selama lima tahun, kami beserta empat anggota BPD tidak pernah menerima honor kami sebagai BPD, sama sekali tidak pernah,” Ujarnya

Lebih lanjut S.D mengungkapkan, ada kejanggalan dalam kwitansi pembayaran, dirinya bersama anggota lain tidak pernah menerima dan menandatangani kwitansi diatas materai tersebut.

“Kan aneh pak, kami tidak pernah terima uang honor, tapi tanda tangan ada, dan itu di atas materai, pertanyaannya sekarang, siapa yang memalsukan tanda tangan kami ini?,” Imbuhnya

Sementara itu Ketua tim investigasi LSM JCW Jawa Timur, Khairul Kalam mengatakan, pihaknya melaporkan mantan Kades Bukek dengan dugaan Dua perkara

“Ada dua laporan, pertama atas dugaan pemalsuan tanda tangan di atas kwitansi bermatrai yang terjadi selama 5 tahun, dan yang ke Dua terkait Honorarium anggota BPD selama lima tahun yang diduga di tilep mantan Kades,” Ungkap Khairul saat diwawancara sejumlah awak media di halaman Mapolres Pamekasan, Sabtu, (05/12/2020)

JCW komitmen akan terus mengkawal persoalan tersebut sampai tuntas

“Semua berkas dan bukti lengkap dari laporan kami sudah di terima, kita tinggal nunggu proses selanjutnya termasuk pemanggilan saksi-saksi,” Terang praktisi hukum itu.

“Kami komitmen akan kawal kasus ini sampai tuntas, perkembangannya kita lihat saja nanti,” Pungkasnya. (Bst)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed