oleh

Luar Biasa..!! Bangun Citra Lembaganya, Kepala Rutan Medaeng Surabaya Ambil Langkah Solutif

Wahyu Hendrajati SN.Ad.l.P.,S.H.,M.Si Karutan Medaeng (tengah) Bersama Wartawan dan Tim Redasi Media Faamnews.com di Kantornya Kemaren


SURABAYA, faamnews.com – Rumah Tahanan (Ritan) kelas 1 Medaeng Surabaya kembali tingkatkan kwalitas dan integritas pelayanan lembaganya, Surabaya, Selasa (22/02/2021)

Kali ini melalui keterangan resminya saat jumpa pers dengan beberapa awak media,
Wahyu Hendrajati SN.Ad.l.P.,S.H.,M.Si selaku Kepala rutan kelas 1 Medaeng Surabaya menerangkan akan terus mengevaluasi kekurangan pelayanan dan meningkatkan kinerja dilapas

“Saya selalu membuka diri kepada siapapun wartawan , instansi terkait , tak terkecualai warga binaan yang datang untuk shering dan saling berbagi informasi untuk melangkah lebih baik dalam menggali informasi kondisi sebenarnya yang dialamai warga binaan agar saya dapat memberi pelayanan dan keamanan yang maksimal kepada warga binaan saya ” tuturnya

Dikatakannya, kendati dirinya
baru menjabat sejak Januari 2021 tampak berbeda dengan penampilan kalapas sebelumnya , pasalnya beliau utamakan pendekatan persuasif selalu memberi ruang kepada siapa saja untuk mengontrol perkembangan kegiatan binaan masyarakat di rutan yang dibinanya

Inisiasi, inovasi dan kreasinya dalam bertindak bisa gagalkan penyelundupan yang terjadi didalam rutan tanpa harus keluarkan keringat banyak, padahal beliau baru 2 bulan menjabat sebagai Karutan

“Lah dengan cara keterbukaan inilah nanti akan muncul informasi informasi terkait dengan seperti apa sih kondisi di rutan klas 1 Surabaya ini, yang pasti kondisi yang kita harapkan adalah rutan kelas 1 Surabaya ini adalah Zero (Halinar), apa itu Halinar HP, Pungli dan Narkoba” kata dia

“Contoh kemudian tidak lama setelah kami berbincang itu ada dari mereka sebagian yang dengan ikhlas dan dengan sukarela memberikan alat komunikasi ke kami” Akuinya,

Hal itu bukan melalui operasi saja tapi melalui pendekatan pendekatan secara personal bincang santai itu juga penting dilaksanakan kepada teman-teman pemuka hunian rutan kelas 1 Medaeng Surabaya.

Mereka sangat paham betul bahwasanya barang-barang yang tidak boleh beredar dalam rutan seperti handpone, narkoba dan barang-barang terlarang lainnya, juga sebisa mungkin pemuka pemuka hunian bisa memberi pengaruh besar terhadap warga binaan sehingga bisa minimalisir tingkat penyelundupan

“mereka ada upaya untuk tidak memasukkan agar mereka mengerti dan mereka menghindari hal itu,
ada berapa warga masing-masing setelah kami panggil kami berikan masukan akhirnya dari mereka membantu kami, ibaratnya penyampaian ke dalam kepada rekan-rekan yang lain dan alhamdulillah diterima oleh rekan-rekan yang lain,”bahwasanya memang barang-barang itu dilarang tidak boleh masuk ke rutan kelas 1 ” tutup Wahyu Hendrajati kepala Rutan kelas 1 Medaeng Surabaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed