oleh

Lebihi Kapasitas Pedagang Dan Pengunjung, Tunggu Klester Baru Bazar Almarkas… Tim Raika Kemana???

Tunggu Klester Baru… 

Makassar,FAAMNews.Com, – – –  “Situasi dan pemandangan Mesjid kebanggaan Kota Makassar kini beralih Fungsi menjadi Bazar Ramadan.

Petapa tidak sejak 15 hari sebelum memasuki bulan suci ramadhan pemandangan di mesjid Almarkas sudah berubah menjadi lapak jualan.

Seperti yang dikemukakan pedagang pakaian berinisial AR, bahwa kami berdagang disini pak sejak 15 hari sebelum puasa itupun atas petunjuk dari pengelola agar kami dapat berdagang disini, asalkan bayar retribusi sesuai permintaannya ucap AR

Sama halnya pedagang dadakan yang berada di pinggir jalan mesjid Almarkas ini mengatakan kami berdagagang sini pak atas usulan pengelola serta izin yang kami bayarkan sebesar 500 ribu perlapak pak, kata pedagang sembari melayani tamunya.

Disisi lain Pengelola Mesjid Almarkas H Mustapa saat dikomfirmasi diruang kerjanya mengatakan kemedia bahwa kami mendirikan pedagang disini atas petunjuk dari bapak Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto makanya saya berani ambil sikap untuk menyuruh para pedagang musiman untuk buka lapak mereka disini pak, singkatnya

Sementara itu Andi Hadijah Iriani Plt Kadis Kesehatan saat di temui diruang Sikalebbi lantai dua Pemkot mengatakan, “Untuk bazar di Almarkas sebenarnya sudah melanggar prokes hal itu dikarenakan sejak adanya pemberitaan kapasitas pengunjung sudah melewari kapasitas kerumunan dan harus ditindaki, singkatnya

Sama halnya untuk masalah lapak Bazar di Almarkas sambung” Iriani” di berikan ijin oleh pak walikota untuk para pedagang yang berjualan hanya 150 lapak dan tidak boleh lebih dari apa yang ditentukan oleh beliau, paparnya

Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto saat dikomfirmasi di wisata kuliner lego-lego Senin Malam (2/4/2021) terkait kerumunan Bazar Almarkas mengatakan ke media ” Kamu sepertinya mau kasi bertengkar saya dengan pengelola Bazar Almarkas, kata Danny sapaan sehari-harinya

Namun ‘sambung Danny’ jika benar adanya beritakan saja agar ditutup, singkatnya

Setelah media ini menelusuri di lokasi lapak yang ada di mesjid Almarkas sebagian pengunjung tak memakai masker serta tak menjaga jarak, katanya Walikota Danny ingin memutus mata rantai penyebaran Covid 19 namun situasi disini tak terkendali padahal beberapa petugas nampak hadir dilokasi pasar malam Almarkas hanya sebatas menegur namun tak ditindaki, seperti ketentuan lapak yang di perbolehkan berjualan sudah melebihi kapasitas yang diberikan oleh Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

(Korwil Sulsel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed