Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Laporan Mangkrak, Orang Tua Korban Dugaan “Rudapaksa” Merengek Nangis Minta Keadilan

Total views : 247
  • Bagikan

PASURUAN, faamnews.com- Heboh, sepasang suami istri beserta keluarga mendatangi Mapolsek Wonorejo sambil menangis tanpa henti meminta keadilan terhadap kepolisian lantaran sang anak yang masih dibawah umur kembali jadi korban dugaan “rudapaksa” serta penculikan pada Hari Kamis (21/12/23).

Hal tersebut dilakukan lantaran sang anak yang masih dibawah umur sebut saja Bunga (14) kembali jadi korban penculikan di sertai adanya dugaan “rudapaksa” oleh seseorang yang sudah pernah di laporkan ke Polres Pasuruan beberapa waktu lalu yang tak kunjung ada kejelasan bahkan terulang kembali.

Tangisan ibu korban kian menjadi-jadi dengan meminta keadilan d Mapolsek Wonorejo dengan meminta kejelasan laporan yang pernah dibuatnya ke Polres Pasuruan seakan mangkrak karena terlapor hingga kini masih berkeliaran bebas bahkan kembali membawa kabur anaknya.

“Anak saya sudah gak ada lagi, dibawa kabur lagi pak. Padahal saya pernah lapor tapi gak ada kejelasan sampai sekarang,” ujar ibu korban di Mapolsek Wonorejo sambil menangis histeris.

Fathur, kakak korban Bunga (14) menuturkan bahwa dirinya melihat adiknya sedang dibawa kabur lagi sama terduga pelaku. Dia sempat mengejar tapi hilang jejak karena kendaraan terduga pelaku dalam kecepatan tinggi.

“Yang bawa kabur adik saya terduga pelaku yang dulu kita pernah laporkan ke Polres beberapa waktu lalu, dan saya lihat sendiri,” papar Fathur.

Hal senada juga disampaikan oleh kades Hamzah yang ikut mendampingi orang tua korban di Mapolsek Wonorejo, bahwasanya masalah tersebut sudah dilaporkan ke polres. Tapi hingga kini tidak ada perkembangan apapun, bahkan kembali terulang lagi.

“Dulu sudah dilaporkan ke Polres Pasuruan, hingga sekarang tidak ada tindakan apapun dari polisi. Terakhir saya tanya ke penyidik PPA Polres Pasuruan katanya masih melengkapi berkas,” ujar Kades Hamzah.

“Setiap saya tanya jawabannya sama, masih melengkapi berkas. Terus kalau sudah terulang kembali seperti ini bagaimana,” lanjut Hamzah.

Informasi yang dihimpun awak media diketahui bahwa perkara dugaan penculikan dan rudapaksa dengan korban Bunga (14) warga Wonorejo Kabupaten Pasuruan telah dilaporkan ke Polres Pasuruan, namun hingga kini keluarga besar korban menanti keadilan.

Sementara itu, Kanit Pidum Polres Pasuruan Anton saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi whatsApp tidak menjawab meski pesan nampak sudah terbaca dan diduga sengaja menutup-nutupi perkara tersebut dari pantauan awak media. (por/red)

banner 325x300
Penulis: Por/red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.