oleh

Komisi Informasi Dan PTUN Surabaya Melangkahi UU no 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik

-Hukum-184 views

SURABAYA, faamnews.com – Pemantau Keuangan Negara Republik Indonisia(PKN-RI), turut berduka cita atas kematian ruh keterbukaan informasi di Pemprov Jawa timur. Pasal nya putusan hakim PTUN Hanya Memperlihtkan kepada Pemohon PKN atau Pemantau Keuangan Negara Republik Indonisia (PKN-RI) bukan memberikan soft copy 20 proyek pengadaan barang dan jasa Dinas pendidikan Jawa timur.

Menurut ketua PKN – RI patar Sihotang SH,MH menilai bahwasan nya Komisi informasi Surabaya dan PTUN surabaya sudah mengangkangi amanat UU no 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi .

“Saya dan semua anggota PKN-RI menilai Bahwa Keterbukaan informasi di provinsi Jawa timur sudah mati, karena sebelum nya Anggota PKN- RI sudah meminta Soft copy dan Hard copy dari Berkas 20 proyek pengadaan barang dan jasa tidak di beri kan oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur”. Ujar Patar sihotang.

Setelah anggota PKN-RI meminta Soft copy dan Hard copy perihal tersebut ke komisi informasi tidak memberikan hanya saja di perlihat kan, hingga PKN- RI menggugat ke PTUN Surabaya Namun hasil putusan Hakim- kamis, 29-04-2921 putusan nya sama seperti yang katakan komisi informasi surabaya hanya boleh di perlihatkan

“Anggota PKN hanya boleh melihat berkas tersebut, ini namanya pembodohan dan arogansi birokrasi dzolim”. Terang ketua PKN.

Dalam cuitan nya ketua pusat PKN- RI patar Sitohang SH. Menambah kan “saya instruksikan, viral kan dan bagikan sebanyak banyaknya, kabar Duka di jawa timur ini, dengan mati nya ruh UU no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, dalam rangka memperingati hari. keterbukaan informasi publik 30 April 2021”.tutup nya.  (Haris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed