Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Ketua  Panwascam  Masalembu Diduga  Melakukan  Kebohongan  Publik  Dengan Memanipulasi Pendaftar  PTPS, BAWASLU Sumenep Terkesan Melindungi

Total views : 761
  • Bagikan

SUMENEP , faamnews.com – Kasus penolakan pendaftaran calon PTPS Desa Masalima Kecamatan Masalembu terus bergulir, sampai sekarang masalah tersebut terus mendapat atensi dari semua kalangan yang ingin memastikan Pemilu mendatang berjalan dengan aman. Kamis ( 11/01/2024).

Chairullah ketua Panwascam Masalembu saat dihubungi awak media menyampaikan klarifikasi yang berbeda-beda, pengakuan Chaerullah bahwa berkas pendaftaran atas nama Yusril Mahendra tidak pernah disetorkan, dan sepupunya Yusril atas nama Wardatunnisa’ tanggal 06 Januari datang cuma bertanya tidak menyetorkan berkas pendaftaran, sementara baru hari ini tanggal 08 Januari mau disetorkan ya Kami tolak karena pendaftaran sudah tutup.

Bahkan Chaerullah saat ditanya oleh ketua Bawaslu Sumenep Ahmad Zubaidi terkait persoalan tersebut menjawab, tidak ada berkas yang atas nama Yusril masuk Pak, baik secara langsung, dititip ataupun online, jika dititipkan harus jelas dititip kesiapa, siapa yang menerima, siapa yang menolak, panwas Masalembu sebenarnya telah mempermudah bisa daftar secara online.

Sementara tanggal 08 Januari saat Wardatunnisa’ bersama 15 warga menggeruduk kantor Panwascam meminta pertanggung jawaban Chaerullah menyampaikan, bahwa Saya sendiri yang menyetorkan berkas pendaftaran dengan milik Yusril yang dititip, tapi langsung ditolak dengan alasan harus orangnya sendiri yang menyetorkan, tidak bilang suruh perbaiki tapi langsung tidak diterima.

Sementara Sudi orang Tua Yusril Mahendra dituduh oleh Chaerullah merusak berkas pendaftaran Yusril, “sebelum disobek sama orang tuanya Yusril, Saya sempat dokumenkan, dan berkasnya ternyata tidak pernah diajukan”, itu chat via WhatsApp antara Chaerullah dan Ahmad Zubaidi ketua Bawaslu Sumenep.

Sudi Orang Tua Yusril merasa difitnah, padahal berkas tersebut rusak karena direbut oleh Chaerullah sehingga sobek dan rusak, sudah berkas anak Saya ditolak malah dirusak, kok malah Saya yang dibilang merusak, imbuhnya.

Indahwati, calon pendaftar PTPS yang awalnya sempat ditolak oleh Chaerullah ternyata pada saat pengumuman kelulusan administrasi tidak lulus padahal berkasnya lengkap, awalnya berkas Saya mau ditolak karena terlanjur dicatat jadi diterima cuma menurut Chaerullah tidak akan diloloskan karena ada ikatan perkawinan antar penyelenggara, harusnya ketika berkas lengkap ya lulus administrasi, nanti penetapan ya tidak usah diluluskan, tapi anehnya ada suami istri yang mendaftar diluluskan atas nama Siti Aisyah dan Sidehri, jelas tidak adil ini pelanggaran berat, syarat akan titipan politik, imbuhnya.

Agus Budiyanto pendaftar PTPS dilokasi TPS 07 sesuai form pendaftaran tapi malah dipengumumannya di TPS 14, Adelin Maratul Muti’ daftar TPS 04 malah diumumkan TPS 41, Imam Mustafa daftar di TPS 03 diumumkan TPS 38 dan masih banyak lagi, artinya Chaerullah Panwascam telah melakukan manipulasi data calon pendaftar PTPS, padahal diform pendaftaran calon pendaftar sudah mengisi pendaftaran sesuai TPS yang ditulis.

Dilain tempat, Saiful sebagai masyarakat yang ingin tidak ada kecurangan pemilu dan berjalan kondusif, meminta Bawaslu Sumenep agar memecat Chaerullah dari ketua Panwascam Masalembu karena telah membuat keruh suasana Pemilu, melakukan pelanggaran administrasi dan pelanggaran kode etik, jika ini terus dibiarkan dan tidak ditindaklanjuti maka Kami Masyarakat akan mendatangi kantor Panwascam kembali untuk demonstrasi dan akan melayangkan surat ke BAWASLU RI terkait dugaan persekongkolan ditubuh badan pengawas pemilu ditingkat Kecamatan Masalembu dan Kabupaten Sumenep yang terkesan melindungi. Tutupnya

(Zain )

banner 325x300
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.