Menu
Mengungkap Fakta, Mengawal Aspirasi

Kenaikan Harta Kekayaan Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung Yang Dilaporkan Ke LHKPN KPK Mendapat Perhatian Khusus

Total views : 935
  • Bagikan

Tulungagung,-FaamNews.com

menindak lanjuti adanya pemberitaan yang viral di beberapa Media,terkait adanya kenaikan harta kekayaan di rektur RSUD dr.Iskak yang di laporkan di LHKPN KPK mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Lembaga Pengawas Korupsi dan Pemantau Penegak Hukum Indonesia (LPKP2HI) Kediri Raya.

Ketua LPKP2HI Kediri Raya, Sugeng Sutrisno akhirnya menyikapi dan melaporkan adanya ketidak wajar an Harta Kekayaan direktur RSUD dr.Iskak Supriyanto ke pihak KPK RI.

“Kedatangan kami,di Kantor Pos Tulungagung ini, pertama kita mengirim surat untuk melaporkan ke tidak wajar an kenaikan harta kekayaan direktur RSUD dr.iskak yang sudah di laporkan pada LHKPN KPK tahun 2018-2022,yang naik sampai 48,Milyar itu”, katanya, Senin (9/10/2023).

“Yang ke dua kita kirimkan surat klarifikasi terkait permasalahan kasus pengembangan OTT KPK yang menyeret X mantan Bupati Syahri Mulyo pada tahun 2018 kemarin, dimana oknum – oknum pejabat seperti X sekda Tulungagung indra Fauzi dan X kepala BPKAD Tulungagung Hendry Setiawan yang di duga terlibat permasalahan itu sampai saat ini belum ada kejelasan,sudah 5 tahun lebih”,tambah Sugeng Sutrisno.

Sugeng Sutrisno berharap ke pada KPK untuk segera memanggil saudara di rektur RSUD dr.Iskak Supriyanto untuk di mintai klarifikasi terkait kenaikan harta kekayaan yang menurutnya sangat fantastis.Dan memohon untuk KPK juga segera bisa memberikan kepastian terkait oknum- oknum pejabat dari legeslatif maupun ekskutif yang sudah mendapatkan aliran dana haram sesuai dalam fakta persidangan X Bupati Syahri Mulyo kemarin, seperti pejabat X sekda Tulungagung Indra Fauzi maupun X kepala BPKAD Tulungagung Hendry Setiawan,yang hingga saat ini belum ada kejelasan proses hukumnya.

“Kami berharap KPK, untuk segera turun dan menindaklanjuti laporan dan surat klarifikasi yang sudah kami layangkan, karena masyarakat Tulungagung menunggu-nunggu kepastian hukum nya”,harapnya.

“Bila surat kami tidak segera di tindak lanjuti,kami dalam waktu dekat akan datangi kantor KPK di jakarta, Kalau perlu kami turun kejalan lagi tidak apa-apa,demi tegaknya hukum di Indonesia “,pungkasnya.

Sementara itu direktur RSUD dr.iskak Supriyanto saat di mintai tanggapan dan komentar nya belum bisa memberikan penjelasan secara resmi, sampai berita ini di publikasikan.( IW )

banner 325x300
Editor: Biro Tulungagung,iwan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.