oleh

Kasun Ilham : Kades Jainul Mengetahui Gelaran “Goyang Bohai” Orkesan Di Janti

PASURUAN, faamnews.com – Satreskrim Polres Pasuruan yang dipimpin AKP Adhi Putranto Utomo beberapa hari terakhir kebanjiran perkara kasus hiburan tanpa ijin yang menimbulkan kerumunan massa di berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan.

Kasus hiburan tanpa ijin yang mengundang banyak massa sendiri dilaksakan di tengah pademi covid-19 yang belum usai, dan masyarakat terlalu uforia dengan adanya tren penurunan kasus covid-19.

Seperti diketahui, Satreskrim Polres Pasuruan saat ini tengah menangani beberapa kasus hiburan (orkes ) yang diketaui ilegal tanpa mengantongi ijin yang mengundang massa ditengah pademi covid yang masih menghantui seluruh dunia.

Tak terkecuali Gelaran “Goyang Bohai” Orkesan Di Dusun Janti Desa Karangrejo Kecamatan Gempol yang ternyata sudah di ketahui oleh Kades Karangrejo Jainul, yang pada akhirnya dibubarkan paksa oleh satgas covid-19 yang di backup oleh kepolisian.

Perlu di ketahui bahwasanya warga masyarakat Dusun Janti Desa Karangrejo Kecamatan Gempol sengaja menggelar hiburan orkes dangdut untuk peringati HUT RI ke-76 tanpa ijin sekaligus tanpa adanya prokes yang dihadiri banyak massa.

Kegiatan acara orkes jadi sorotan setelah videonya yang sudah beredar luas di WAG pada Hari Sabtu (28/08/21), dan diketahui banyak dari para penonton serta penyanyi yang tidak menggunakan masker, berkerumun dan sedang asyik bergoyang bohai dengan mengikuti lantunan musiknya.

Disisi lain, Kasun Janti Ilham saat dikonfirmasi pada Hari Minggu (29/08/21) menyampaikan “Kegiatan dangdutan ini atas permintaan warga untuk memeriahkan HUT RI serta santunan anak yatim-piatu, saya selaku Kasun juga sudah menyampaikan ke Kades Jainul akan adanya kegiatan tersebut,” ujar Kasun Janti Ilham.

Kades Karangrejo Jainul sendiri saat dikonfirmasi di Hari yang sama pada Hari Minggu (29/08/21) melalui aplikasi WhatsApp membantah hal tersebut dan terkesan menghindar.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo saat dikonfirmasi awak media pada Hari Senin (30/08/21) menyampaikan “bahwasanya akan memproses semua kegiatan yang mengundang massa ditengah pademi covid-19 baik di Gempol 2 titik, Prigen, serta di Puso Malang,” ujarnya.

“Akan kita proses semuanya baik di Desa Bulusari Gempol, Karangrejo Gempol, Prigen dan di Puso Malang, meski yang di Puso Malang adalah anggota dewan,” imbuh Kasatreskrim Adi Putranto Utomo.   (por)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed