oleh

Diduga Selingkuhi Istri Orang, Oknum Aparat Desa Digerebek Warga, Kades Pademawu Timur Memilih Irit Bicara

PAMEKASAN, faamnews.com – Aparatur negara seharusnya memberikan contoh yang baik untuk masyarakat, namun tidak demikian dengan oknum salah seorang Perangkat Desa di Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur

FS (Inisial) salah seorang Kepala Dusun di Desa Pademawu Timur digerebek warga sesaat setelah diketahui berduaan dengan Bunga (Nama Samaran) yang tak lain merupakan warganya sendiri

Menurut keterangan warga setempat, FS sudah sering berkunjung ke rumah Bunga saat jam malam, sehingga gelagat FS memancing curiga warga

Setelah kecurigaan warga memuncak lantaran ulah FS dinilai diluar batas kewajaran, wargapun menggerebek rumah sial tersebut dan keduanya berhasil di gerebek pada Senin (01/11/2021) sekira pukul 23:35 WIB di rumah Bunga tepatnya di Dusun Kebun,

“Kita memang dari awal sudah curiga karena sering sekali FS ini kerumah Bunga diluar kewajaran lalu kita intai,” kata warga yang enggan namanya di mediakan

“Nah, lebih setengah jam FS ini di dalam rumah si perempuan, warga langsung menggerebek dan mereka berdua tertangkap,” imbuhnya

Warga setempat berharap, Perangkat Desa yang sudah melakukan perbuatan melanggar hukum harus di berhentikan

“Pemintaan kami simpel saja pak, pecat dan ganti perangkat yang sudah terbukti melakukan pelanggaran hukum, baik hukum negara apalagi hukum agama dan norma, ini fatal dan tidak bisa dibenarkan” pintanya mewakili warga yang lain.

“Kalau permintaan kami tidak di iyakan oleh Kepala Desa maka kami akan demo,” tegasnya

Namun entah mengapa Kepala Desa Pademawu Timur terkesan menutup nutupi kejadian yang melibatkan aparatnya itu

Padahal apapun yang terjadi di Desa merupakan tanggung jawab Kepala Desa termasuk memberikan pembinaan dan dan efek jera bagi oknum aparat yang terbukti melakukan pelanggaran hukum

Bahkan, Kades yang merupakan seorang perempuan itu terkesan lepas tangan atas konfirmasi wartawan

“Owh maaf pak itu diluar ranah kita,” jawabnya ketus dan memilih mengabaikan panggilan ulang dari wartawan setelah memilih memutus sambungan telepon

Sikap Ibu Kades justru Berbeda dengan sikap Salah seorang anggota BPD desa setempat yang membenarkan kejadian tersebut

“Berita itu benar adanya, Lerres Ka’dhinto sangat disayangkan pelaku adalah aparat desa sekaligus Kadus (Kepala Dusun-red) warga Kebun,” terang anggota BPD Pademawu Timur dikutip dari Konfirmasi kontributor media ini (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed