oleh

Gelar Orkes Saat PPKM, Warga Desa Banyupelle di Laporkan ke Polisi


PAMEKASAN, faamnews.com Upaya pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19 ternyata masih banyak di abaikan oleh sebagian masyarakat, Minggu, (01/08/2021)

Seperti yang dilakukan oleh salah seorang warga Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, dimana saat pandemi Covid-19 dan PPKM level 4 justru melakukan pesta dengan pagelaran panggung musik

Tentu hal itu melabrak aturan sebagaimana dijelaskan oleh presiden joko widodo dan mentri dalam negeri

Dalam video yang beredar, saat pagelaran orkes gambus berlangsung para penonton dan pelaksana hajatan diduga tidak mematuhi protokol kesehatan

Anehnya, tim satgas Covid Kecamatan justru terkesan abai dan ada pembiaran

Atas temuan itu, Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat (FAAM) Melaporkannya ke pihak berwajib

“Kita sudah laporkan pelaksana kegiatan, dan yang jelas akan menyeret beberapa pihak,” kata Zainuddin Ketua FAAM Jawa Timur, saat baru keluar dari ruang SPKT Polres Pamekasan, Minggu (01/08/2021)

Lembar Tanda Terima Laporan, Minggu 1 Agustus 2021

“Sementara kita tetap menggunakan aturan lama yang tetap berlaku bahkan sekarang semakin diperketat semenjak dilaksanakannya PPKM, yakni inpres No 6 Tahun 2020, Perda Jatim no 2 th 2020, Pergup Jatim no 53 Tahun 2020, Perbup Pamekasan no 50 tahun 2020 dan surat telegram Polda Jatim no: STR/ 921/IX/OPS.2./2020,” beber Zain

Diketahui, pelaksanaan pesta dengan menggelar orkes gambus tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/07) malam  tanpa protokol kesehatan.

Sampai berita ini dipublish Kepala Desa Banyupelle enggan mengangkat telpon dari wartawan (Sid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed