oleh

Geger Ponpesnya Dikabarkan Gulung Tikar Dan Bangkrut , Gus Miftah Angkat Suara

SLEMAN , faamnews.com – beredar berita tidak sedap yang mengabarkan bahwa Pondok Pesantren Ora Aji asuhan Gus Miftah yang terletak di Sleman Yogyakarta telah gulung tikar.

Diketahui dari video yang di posting akun you tube ” MENEBUS BATAS ” dua bulan yang lalu , bahwa tutupnya Ponpes Ora Aji setelah Gus Miftah mendapat banyak kecaman dari Netizen usai berceramah di Gereja dalam tajuk Orasi Kebangsaan atas perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan .
Rabu 07/07/2021.

Dilansir dari Dream.co.id news, setelah melakukan orasi kebangsaan saat peresmian gereja di Jakarta Utara. Dia dicibir banyak netizen, meskipun orasi itu menuai simpati sejumlah kalangan dari luar negeri.

Kabar itu langsung beredar luas di sosial media dan langsung direspon oleh Gus Miftah melalui akun Instagram pribadinya.

Awalnya ia mengunggah satu akun yang menyebarkana artikel berjudul “ Ponpes Gus Miftah resmi gulung tikar akhirnya mereka sadar kiyai mereka abal-abal? Berita hangat bro, hilang ponpesnya Gus Konco Gereja.”

Tangkapan Layar Gus Miftah Di Akun Instagramnya Saat Mengklarifikasi Komentar Tidak Sedap Nitezen

Pemilik nama asli Miftah Maulana Habiburrahman itu langsung menjelaskan hingga hari ini Pesantren Ora Aji terus menambahkan anak didik, bahkan membludak sehingga harus dibatasi.

“ Alhamdulillah, santri bulan Syawal nambah 100. Itupun harus dibatasi karena asrama belum mencukupi. Dan tetap gratis tanpa pungutan apapun,” jelas Gus Miftah.

Dia pun menampik kabar pesantrennya gulung tikar. Sebab faktanya lahan pesantren akan terus diperluas.

“ Dan sudah ada lahan 56 hektar untuk lokasi pesantren baru, khidmat bareng tuan guru @yusufmansurnew, mohon doanya ya,” lanjutnya.

Dia juga menyentil bagi yang telah menyebarkan gosip pesantrennya bangkrut.

“Jika para dai dalam dakwah mengikuti isu-isu aktual dengan gaya bahasa kekinian, diharapkan mereka memiliki percaya diri. Makasih ya yang bikin isu,” tukasnya.

Red : ZAIN

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed