oleh

Fakta Terkini Brimob-Kopassus Dikeroyok di Jakarta Selatan

-Hukum-41 views

Selasa, 20 Apr 2021 03:51 WIB
Viral Rekaman CCTV Pengeroyokan Anggota Brimob dan Kopassus di Jaksel Foto: Rekaman CCTV pengeroyokan personel Brimob dan prajurit TNI (infokomando)

Dua aparat, masing-masing dari Kopassus TNI AD dan Brimob Polri menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang tak dikenal. Pengeroyokan itu terjadi di depan sebuah kafe, Jalan Falatehan I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).
Korban dari Brimob tewas. Sementara korban dari Kopassus terluka.

“Kalau peristiwa dan korban benar,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0504 Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana saat di mintai konfirmasi mengenai keributan tersebut, Minggu (18/4/2021).

Lokasi pengeroyokan ke anggota Brimob dan Kopassus foto: Lokasi pengeroyokan ke anggota Brimob dan Kopassus.

Peristiwa pengeroyokan terjadi pada pukul 05.30 WIB. Peristiwa keributan yang menampilkan aksi pengeroyokan ini lantas viral.

Hingga kini kronologi pengeroyokan masih misterius. Polda Metro Jaya menyampaikan kasus masih di selidiki.

“Tim masih lakukan pendalaman tentang permasalahan ini, masih di dalami penyidik. Saksi-saksi masih di periksa,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/4).

Ditemukan Tergeletak di Trotoar :

Berdasarkan informasi yang di terima, dua orang saksi menemukan anggota Brimob dan prajurit Kopassus dalam keadaan terluka di trotoar jalan pada Minggu pagi. Saksi langsung membawa kedua orang tersebut langsung di bawa ke RSPP Jakarta. Namun setelah sampai rumah sakit, anggota Brimob tersebut sudah meninggal dunia.

Anggota Brimob yang Meninggal Alami Luka Tusuk, dan berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuhnya. Namun belum di ketahui jelas mengenai penyebab keributan yang menyebabkan anggota Brimob tersebut meninggal dunia.

Polda Metro Jaya mengambil alih kasus pengeroyokan ini. Sebanyak 6 saksi yang identitasnya di rahasiakan telah di mintai keterangan oleh polisi.

“Sekarang masih kita periksa saksi-saksi. Masih di dalami. Sudah sekitar 5-6 saksi, ya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat di hubungi melalui telpon seluler nya.

Sementara lokasi pengeroyokan, yakni kafe di beri garis polisi. Garis polisi membentang di bagian depan kafe mulai dari pintu masuk hingga area parkir. Berdasarkan pengamatan faam news com di lokasi pada Senin pagi, bekas darah masih nampak.

Senin sore, pihak Pemprov DKI menyegel kafe tersebut. Pantauan faamnews com sekitar pukul 16.20 WIB, pintu kafe ini tertutup rapat dan di gembok dan tidak tampak aktivitas di kafe itu.

Segel ini teregister 2530/SATPOLPPJS/BAP/IV/2021. Stiker ini bertuliskan ‘Sanksi administratif penyelenggaraan kegiatan ‘DI TUTUP SEMENTARA’.  (Rika Nengsih)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed